Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kisah Kematian Seorang Pria Memicu Pembantaian 292 Buaya di Papua Sebagai Bentuk Balas Dendam!

Cici Jusnia • Rabu, 6 Maret 2024 | 23:05 WIB
Kisah Kematian Seorang Pria Memicu Pembantaian 292 Buaya di Papua Sebagai Bentuk Balas Dendam! (foto: istimewah)
Kisah Kematian Seorang Pria Memicu Pembantaian 292 Buaya di Papua Sebagai Bentuk Balas Dendam! (foto: istimewah)

RADAR JOGJA - Kejadian tragis di Kabupaten Sorong, Papua, memicu amarah warga setempat yang akhirnya melakukan pembantaian terhadap 292 buaya.

Peristiwa ini berawal dari kematian seorang pria bernama Sugito, yang memasuki area penangkaran buaya dengan maksud mengambil tumbuhan kangkung.

Sugito, seorang warga setempat, nekat memasuki area penangkaran buaya tanpa menyadari bahaya yang mengintai.

Saat memasuki kandang buaya, dia langsung diterkam dan menjadi korban fatal dari serangan buaya.

Kematian Sugito memicu ledakan emosi warga sekitar, yang tidak terkendali saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian.

Menurut sumber dari Instagram @jurnal.mistis pada Rabu (6/3), kejadian ini menjadi sorotan media internasional dan menghebohkan tanah air.

Warga sekitar, yang mayoritas berasal dari luar Papua, merasa geram dan marah atas kejadian ini.

Mereka menganggap pembantaian buaya sebagai bentuk balas dendam terhadap kematian Sugito.

Seorang netizen yang menyaksikan peristiwa ini memberikan klarifikasi di kolom komentar, "MIN!! Beritanya bukan cari kangkung... in belau ngambil rumput untuk pakan sapi di sekitaran penangkaran buaya yg sdh tdk di rawat dn cm d pagari seng .... dn ini pemiliknya lari pas diminta pertanggungjawaban... jd warga di sekitaran geram.. dn it bukan WARGA PAPUA, it pendatang yg menagamuk, saya salah satu saksi pembantaian buaya2 it yg berada di kabupaten sorong yg warganya 98% org jawa."

Baca Juga: Merasa Dijelekkan Nama Baiknya Hingga Karir Terancam Karena FItnah, Jonathan Frizzy Laporkan Haters ke Polisi

Netizen lain mengejutkan dengan pertanyaannya, "Pertanyaannya: Sudah tahu peternakan buaya, kenapa masih nekat ambil kangkung?". Komentar lain mengecam perilaku manusia yang dianggap ceroboh, "Manusia yang salah, hewan yang dibinasakan,, udh naluri hewan buas nerkam mangsa,, si Manusia nya gk mawas diri masuk kandang hewan Buas,, duh gusti.”

Peristiwa ini juga menciptakan polarisasi di antara warga, dengan beberapa menyalahkan pendatang dan mengingatkan untuk menjaga ketikan dalam berbicara.

Sebuah panggilan agar masyarakat memahami konteks sebenarnya dan menghindari hujatan yang dapat memperkeruh suasana.

Editor : Bahana.
#buaya #papua #sorong papua #pembantaian