Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kontroversi Pengajian Boleh Tukar Pasangan: Terungkap 2 Tersangka Baru Kunci Produksi Video Gus Samsudin

Cici Jusnia • Rabu, 6 Maret 2024 | 18:55 WIB
HIBURAN: Gus Samsudin dalam konten di dunia maya.
HIBURAN: Gus Samsudin dalam konten di dunia maya.

RADAR JOGJA - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil menambah dua tersangka baru terkait kasus video viral pengajian boleh tukar pasangan yang diunggah oleh Gus Samsudin.  Informasi ini diperoleh dari akun Instagram @undercover.id pada Rabu (6/3).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto, menyatakan bahwa penambahan dua tersangka baru masih terkait dengan konten yang dihasilkan oleh Gus Samsudin.

Keduanya diidentifikasi sebagai seorang videografer berinisial FW (19), berasal dari Trenggalek, dan seorang editor video berinisial FK (24) yang berasal dari Batang, Jawa Tengah.

"Dua tersangka ini telah ditetapkan sejak Senin (4/3) kemarin dan saat ini sudah berada dalam tahanan," ungkap Dirmanto dalam konferensi pers di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim pada Selasa (5/3).

Gus Samsudin sendiri, yang menjadi perbincangan hangat di media sosial, tampaknya tidak menunjukkan penyesalan terkait kontennya yang memicu kontroversi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Gus Samsudin bahkan menyatakan, "Saya senang di penjara."

Reaksi netizen pun beragam, dengan sejumlah di antaranya menyatakan kekecewaan dan ketidaksetujuan terhadap konten yang dihasilkan oleh Gus Samsudin.

Beberapa komentar netizen di media sosial mengungkapkan keprihatinan terkait citra Islam yang dinilai terganggu oleh konten kontroversial tersebut.

"Salah satu yang membuat citra Islam itu rusak, kemudian munculah narasi mabok agama. Jangan bawa-bawa agama, begitulah Islam dirusak oleh oknum-oknum seperti ini," tulis seorang netizen.

Sejumlah netizen juga menyoroti penggunaan gelar "Gus" oleh Gus Samsudin, dengan beberapa di antaranya merasa malu sebagai warga Blitar karena berbagai berita negatif yang melibatkan tokoh tersebut.

"Tolong media jangan mudah menyematkan 'Gus' pada seseorang yang gak jelas 'sanad'-nya. Jujur agak malu sebagai warga Blitar dengan banyaknya berita seperti ini," ungkap seorang netizen.

Muncul juga kritik terhadap penggunaan gelar "Ustadz" atau "Gus" untuk Gus Samsudin, dengan beberapa netizen menilai bahwa dia tidak lebih dari orang dengan panggung yang diberikan oleh pengikutnya yang mungkin mengalami tekanan mental.

"Jangan kasih dia titel Ustadz... Gus... atau gelar apapun yang berkaitan dengan titel orang alim... karena dia tidak lebih dari orang dengan panggung yang diberi oleh pengikutnya yang stres," komentar netizen lainnya.

Kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini untuk memastikan apakah masih ada pihak lain yang terlibat dalam pembuatan dan penyebaran konten yang kontroversial tersebut.

 
 
 
Editor : Bahana.
#gus samsudin ditahan #Gus Samsudin #Tukar pasangan