Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aa Gym Kecewa! Dekat Ponpesnya Dijadikan Tempat Nongkrong Anak Muda hingga Larut Malam, Meletup di Dunia Maya!

Cici Jusnia • Minggu, 3 Maret 2024 | 21:46 WIB
Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Foto (Instagram Aa Gym)
Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Foto (Instagram Aa Gym)

RADAR JOGJA - Dai kondang Abdulah Gymnastiar, atau yang akrab disapa Aa Gym, mengungkapkan keresahannya terkait aktivitas anak muda yang berlangsung hingga larut malam di sebuah minimarket yang berada tepat di sebelah Masjid Daarut Tauhiid di Jalan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @aagym pada Sabtu (2/3) dini hari, Aa Gym meminta bantuan dan solusi terbaik terkait masalah ini.

Video yang diunggah oleh Aa Gym kemudian menjadi viral setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @lambe_turah yang dikutip pada Minggu (3/3).

Dalam video tersebut, Aa Gym menyampaikan kekhawatirannya terhadap kegiatan yang dianggapnya tidak pantas berlangsung di sekitar masjid dan pondok pesantren miliknya pada jam-jam larut malam.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabat ku sekalian inilah Masjid Darul Tauhid, suasana jam 12 malam hening, Aa mau minta saran sekarang ada Circle-K ini yang sampai tengah malam, banyak orang di sini sampai larut malam, Ade-ade udah larut malam ini, inikan pesantren di sini, gimana campur laki sama perempuan, hey merokok (dekat) pesantren ginikan enggak enak. Atuh dihargai pesantrennya ya. Ade-ade sudah larut malam ini," kata Aa Gym dalam video tersebut.

Aa Gym juga meminta agar aparat pemerintah turun tangan dalam masalah ini, karena menurutnya aktivitas tersebut telah menganggu ketenangan dan dikhawatirkan dapat menjadi contoh buruk bagi warga pesantren.

Ia menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi saat ini, di mana pesantren yang seharusnya menjadi tempat yang tenang dan nyaman, kini terganggu oleh kegiatan yang dianggapnya tidak sesuai.

"Ya sodara-sodara sekalian, ini lingkungan pesantren, tapi sekarang jadi begini keadaannya, sangat sedih, semuanya hening, tapi sesudah ada Circle-K ini menjadi larut malam, merokok, begini keadaannya, jadi contoh yang tidak baik bagi para santri, merokok, ada yang bisa bantu kah, siapa ya, Pak Wali Kota, Pak Polisi, aparat, kami tidak pernah dimintai izin untuk kegiatan ini, mudah-mudahan ada yang bisa bantu, saya merasa tidak tenang, tidak nyaman melihat suasana seperti ini, tetapi ya belum tahu cara terbaik, tidak tahu pemiliknya apakah punya kepedulian terhadap keadaan masjid dan pesantren kalau sampai larut malam ini terganggu keadaan di sekitar pesantren ini," ujar Aa Gym.

Netizen pun memberikan berbagai tanggapan terkait unggahan Aa Gym. Ada yang menyuarakan kebingungan terkait aktivitas tersebut, sementara yang lain menyuarakan kritik terhadap Aa Gym dengan menyoroti hal-hal lain yang dianggap lebih mendesak untuk diurus.

Salah satu netizen menanggapi, "Kalau AA boleh poligami dan cerai kawin lagi demi daun muda, masa gen z nongkrong aja nggak boleh aa."

Sementara netizen lainnya mengkritik Aa Gym dengan menyebutkan, "Hadeh mereka nongkrong di dalam pesantren apa diluar pesantren? Dia aja nggak bisa jaga hawa nafsunya sok-sok an ngurusin anak nongkrong."

Namun, ada juga netizen yang memberikan pembelaan terhadap Aa Gym dengan menyatakan, "Aa nya cuma ga mau anak pesantren jdnya nanti terpengaruh sm lingkungan....krn orang tua menitipkan anaknya biar disiplin dan ga bergaul ugal-ugalan...mungkin itu ya kekhawatiran nya kurang lebih."

Masih menjadi perdebatan di kalangan netizen, masalah ini menunjukkan kompleksitas antara kebebasan anak muda dan pertimbangan keamanan serta ketertiban di lingkungan pesantren.

Aa Gym berharap agar pihak berwenang dapat memberikan solusi terbaik agar keberadaan pesantren ini tidak terganggu oleh aktivitas yang dianggapnya tidak pantas, terutama pada jam-jam larut malam.

Editor : Bahana.
#Aa Gym #pesantren aa gym #bandung