Peringatan ini dikeluarkan sebagai langkah pencegahan apabila terjadi naiknya gelombang laut yang dapat mempengaruhi keselamatan pelayaran dan aktivitas di sekitar wilayah perairan Indonesia.
Dilangsir dari laporan BMKG, pola angin yang ada di wilayah Indonesia dominan bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berbeda – beda antara 5 hingga 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di beberapa wilayah seperti Sabang, Aceh, Laut Araful, Yos Sudarso, dan Merauke.
Dari hasil pemantauan saat ini BMKG memperkirakan kemungkinan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,50 meter, serta gelombang tinggi dengan ketinggian antara 2,5 hingga 6 meter di beberapa wilayah Indonesia.
Wilayah-wilayah yang rawan terhadap gelombang laut ini antara lain Selat Malaka, Selat Sape, Laut Selatan Pulau Sumba, Laut Sabu, Laut Flores, dan wilayah-wilayah lainnya.
Kini BMKG memberikan anjuran teurtama pada kegiatan masyarakat yang memiliki resiko tinggi, seperti kapal ikan, kapal perairan pedalaman, kapal feri, serta kapal besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar.
Selain itu, BMKG juga memberi imbauan kepada warga yang tinggal di wilayah pesisir melakukan aktivitas yang rawan terhadap gelombang tinggi untuk tetap waspada.
Demikianlah peringatan BMKG terkait gelombang tinggi di perairan Indonesia tahun 2024.
Masyarakat diharapkan untuk memperhatikan informasi terkini dari BMKG dan berhati – hati demi keselamatan pelayaran dan aktivitas maritim di sekitar perairan Indonesia.