Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ini Dia Kebiasaan Unik Orang Indonesia yang Berbeda dari Negara Asing !

Meitika Candra Lantiva • Senin, 12 Februari 2024 | 17:50 WIB
Warga Indonesia sedang berbincang-bincang dengan seorang turis asing, yang biasa mereka sebut
Warga Indonesia sedang berbincang-bincang dengan seorang turis asing, yang biasa mereka sebut

RADAR JOGJA – Setiap negara memiliki kebiasaan yang berbeda yang dipengaruhi oleh budaya. Budaya tersebut dapat dilihat mulai dari bahasa, makanan, tingkah laku ataupun kebiasaan unik.

Seperti halnya Indonesia.

Kebiasaan unik Indonesia ini bahkan membuat heran para wisatawan asing yang mengunjungi Indonesia.

Kebiasaan unik orang Indonesia inilah yang membedakan dari kebiasaan negara asing.

Jadi apa saja sih kebiasaan unik di Indonesia, yuk kita intip berikut ini !

Penyebutan turis asing adalah bule, itu hanya terjadi di Indonesia.

Bahkan hal ini sebagaian disadari oleh turis tersebut.

Eits, tapi tidak semua turis mau disebut 'bule', sebab mereka berasal dari negara berbeda-beda dan budaya yang berbeda-beda.

Karena penyebutan istilah bule itu dipukul rata dari negeri barat, mereka tak terima disama ratakan. Dan sebutan tersebut dianggap kurang menghargai mereka.

Yah, apapun itu, kenyataannya nama bule masih begitu populer hingga sekarang.. Kamu sendiri bagaimana menyebut turis asing, sobat ?

Hal ini menjadi kebiasaan yang sulit terhindarkan. Bahkan orang Indonesia dianggap hobbi menimbun karbohodrat di dalam tubuh.

Misalnya, makan mie yang terbuat dari tepung tetapi masih dicampur nasi.

Mendoan, sambal kentang, makanan berbahan ubi-ubian tetap dicampur dengan nasi.

Saking disebut pecinta nasi, rasanya kalau belum makan nasi, belum kenyang. 

Istilah masuk angin sering disebutkan ketika tiba-tiba seseorang menderita sakit. 

Padahal sakit ada beragam jenisnya, ada demam, flu, atau gejala penyakit lain. 

Kadangkala semua penyakit disamakan dengan satu penyebutan.

Dan ketika seseorang menderita masuk angin, cenderung menganggap sepele 'ah, entar juga sembuh', padahal mereka tak menyadari, bahwa itu gejala penyakit serius.

Dengan demikian, terlambat dalam penanganan medis.

Contoh yang sederhana, kasus demam berdarah dengue (DBD) dengan diawali gejala meriang atau sering disebut masuk angin.

Mandi dua kali sehari ini sudah menjadi budaya yang melekat di kehidupan sehari-hari warga Indonesia. 

Rasanya belum bersih jika belum mandi dua kali sehari. 

Padahal di negara lain, banyak yang menerapkan sehari mandi sekali. Hal itu untuk menjaga minyak dalam kulit dan mengurangi penggunaan produk-produk untuk kulit.

Makan menggunakan tangan rasanya sangat nikmat dan menjadi kebiasaan bagi orang Indonesia. 

Jika merujuk pada sunah Nabi, makan menggunakan tangan memiliki banyak manfaat. Salah satunya memudahkan makanan dicerna di dalam lambung.

Makan dengan tangan dalam bahasa Jawa halus disebut 'muluk'.

Makan rasanya kurang komplit jika tak memakai sambel. Ini menjadi kebiasaan orang Indonesia terutama bagi pecinta pedas.

Jika makan dengan sambal maka dipastikan nambah porsi. Apalagi jika ada lauk lain yang mendukung.

Tentunya nikmat.

Kebiasaan unik inlah yang membuat pembeda dengan kebiasaan kebiasaan negara asing terlebih makan harus pake nasi bahkan seperti indomie pakai nasi dan ada juga yang makan harus selalu ada sambal untuk rasa rasa pedas karena orang Indonesia suka rasa dengan banyak rempah dan cukup pedas. (Zihan Yafi Alghani/Radar Jogja)

Baca Juga: 3 Nama Kecamatan Unik di Kebumen, Ada Yang Seperti Nama Hewan Hidup di Air...

Editor : Meitika Candra Lantiva
#makan #Sambel #masuk angin #nasi #kebiasaan unik #bule #turis asing #Wisatawan #Indonesia #mandi