RADAR JOGJA - Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Puskesmas Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara pada Senin (22/1).
Seorang wanita berusia 50 tahun, Wa Uma, memprotes keras di teras puskesmas karena gajinya yang belum dibayarkan selama lima bulan.
Kejadian ini menjadi viral setelah unggahan video di akun Instagram @viralsekali pada Selasa (23/1/2024).
Wa Uma mengungkapkan bahwa kemarahannya dipicu oleh janji-janji yang tidak terealisasi terkait pembayaran gaji bulanannya.
Awalnya, seorang staf puskesmas memanggil Wa Uma untuk melakukan kerja bersih-bersih dengan imbalan gaji sebesar Rp 300.000.
Namun, setelah lima bulan, gaji tersebut belum juga diterimanya.
"Saya pernah tanyakan juga bagaimana gajiku ini, mereka bilang tidak tahu juga. Saya langsung mengamuk," ujar Wa Uma, mencerminkan ketidakpuasannya terhadap situasi tersebut.
Dampak dari kemarahan Wa Uma tidak berlangsung lama. Puskesmas Lohia menyadari kesalahan mereka dan segera membayarkan gaji yang belum dibayarkan selama lima bulan tersebut. Total gaji yang dibayarkan mencapai Rp 1,5 juta.
"Saya disuruhkan lagi kerja di Puskesmas tapi tidak tahu," tambah Wa Uma, mengekspresikan rasa keheranannya mengenai proses pembayaran yang membutuhkan aksi keras dari dirinya baru gajinya dibayarkan.
Reaksi dari netizen pun ramai menghiasi kolom komentar. Beberapa di antaranya mengecam perlakuan Puskesmas terhadap Wa Uma, sementara yang lain menyayangkan bahwa seseorang harus mengamuk baru haknya dibayarkan.
Netizen @veerosandrea berkomentar, "Kenapa sih hoby banget menghambat haknya orang," sedangkan @veyrianz menyatakan, "Wajar lagi ngamuk, dikira selama 5 bulan itu ibu nya makan daun??"
Sementara itu, @maharsi_haikal mencuit, "Puskesmasnya kok tega ngasih bayar 300 rb, pake ngaret juga bayarnya."
Editor : Bahana.