Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bussyeeet...! Sebanyak 1,3 Ton Uang Kertas Jadi Bahan Pengelolaan Minyak Sawit, Kok Bisa?:

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 17 Januari 2024 | 21:11 WIB
Ilustrasi, seseorang sibuk menghitung uang kertas tidak layak edar.
Ilustrasi, seseorang sibuk menghitung uang kertas tidak layak edar.

RADAR JOGJA – Kalian pasti belum pernah membayangan, uang disulap menjadi bahan bakar.

Namun, hal itu benar-benar terjadi di Bangka Belitung.

Sebanyak 1,3 ton uang kertas, digunakan sebagai bahan bakar pengolahan crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit.

Ups tapi jangan salah paham dulu, sebab uang yang digunakan sebagai bahan bakar ini bukanlah uang yang saat ini digunakan warga. 

Melainkan, masuk kategori tidak layak edar.

Hal ini merupakan pertama kalinya pemanfaatan uang kertas untuk dijadikan bahan bakar pengolahan CPO dilakukan di Indonesia.


“Ini di kelola dengan baik. Sehingga dapat bermanfaaat dalam mendukung terciptanya pembangunanrendah karbon dan lingkungan ynag lebih sehat,” Kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung Nurfadilah.


Menurut keterangan Nurfadilah, pengelolaan uang kertas tak layak edar ini biasanya dilakukan langsung di tempat pembuangan akhir (TPA).

Namun metode ini belum mendukung upaya pembangunan rendah karbon dan memiliki potensi mencemari lingkungan, maka dari itu pengolahan limbah uang kertas ini dilakukan sebagai implementasi ekonomi hijau.


Pemanfaatan limbah uang kertas tak layak pakai ini dilakukan berdasarkan hasil kerja sama Bank Indonesia dan PT Bangko Agro Mandiri, yang ditanda tangani pada Jumat, (12/01/2024).

Crude palm Oil sendiri merupakan minyka nabati yang berasal dari ampas kelapa sawit, minyak kelapa sawit ini biasanya di gunakan untuk bahan makanan, kosmetik, produk kebersihan, sabun, lilin dan perawatan rambut. (Renal Fabriansyah/Radar Jogja)

Baca Juga: Tabrak Ertiga Parkir, Xenia Putih Terguling di Jalan Piere Tendean Wirobrajan, Jogja

Editor : Meitika Candra Lantiva
#uang kertas tidak layak edar #pengolahan crude palm oil #bahan bakar