RADAR JOGJA - Sebuah video yang menunjukkan seorang polisi tengah berdebat dengan sopir ambulans sedang viral di jagat media sosial.
Insiden kontroversial ini terjadi di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Senin, 11 Desember 2023, dan video tersebut mulai beredar melalui akun Instagram @terang_media pada Selasa, 12 Desember 2023.
Dalam video berdurasi delapan menit, terlihat seorang polisi menilang pengendara motor yang ternyata adalah relawan ambulans.
Adegan kontroversial terjadi ketika polisi tersebut memutuskan untuk membawa motor ambulans ke seberang jalan untuk melaksanakan proses penilangan.
Setelah itu, polisi meminta sopir ambulans untuk meminggirkan mobilnya agar dapat dilakukan proses penilangan lebih lanjut.
Namun, situasi semakin memanas ketika sopir ambulans menolak ditilang dengan alasan sedang membawa pasien yang memerlukan penanganan segera di rumah sakit.
Sopir ambulans tersebut bahkan melakukan siaran langsung di platform TikTok untuk memviralkan interaksi kontroversial tersebut, memperlihatkan pasien yang berada di dalam ambulans.
"Saya lagi bawa pasien pak, tolong dibantu lagi bawa pasien, saya lagi," ucap sopir ambulans tersebut dalam siaran langsungnya.
Debat sengit pun terjadi antara sopir ambulans dan anggota polisi yang melakukan penilangan.
Polisi meminta sopir ambulans untuk menunjukkan SIM (Surat Izin Mengemudi) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) sebagai bagian dari proses penilangan.
Namun, sopir ambulans bersikeras bahwa keadaan darurat pasien harus diutamakan.
Peristiwa ini menyulut kontroversi di kalangan netizen.
Sejumlah komentar dari netizen menunjukkan ketidaksetujuan terhadap tindakan polisi tersebut.
Ada yang menyoroti prioritas ambulans sebagai kendaraan darurat dan mengkritik tindakan polisi yang dianggap menghambat proses penanganan pasien.
"Harusnya AMBULAN gak usah ikut MINGGIR, kan ambulan kendaraan prioritas. Motor yang kawal mah biarkan aja di stop, mungkin ada standar yang dilanggar. Mungkin ya," ungkap salah seorang netizen.
Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab penghentian mobil ambulans dan pengawalannya oleh relawan.
Komentar netizen terbagi antara mendukung tindakan polisi dan mempertanyakan kebijakan tersebut.
Kejadian ini menjadi perbincangan hangat di dunia maya, mengundang berbagai pandangan dan pendapat dari berbagai pihak.
Editor : Bahana.