Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Geger di Lampung Selatan: penemuan jasad bayi Dalam Kondisi Mengenaskan, Diduga dimakan Anjing...

Fatimah Rizqi Zanjabil • Rabu, 29 November 2023 | 20:25 WIB

sumber jawapos
sumber jawapos

RADAR JOGJA - Masyarakat Lampung Selatan dikejutkan dengan penemuan yang mengerikan .

Sosok jasad bayi ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, bahkan lebih tragis lagi, dimakan oleh anjing. Peristiwa ini menjadi sorotan warga setempat.

Dilansir dari laman lampunggehnews, Rabu (29/11) peristiwa penemuan jasad bayi yang berjenis kelamin laki-laki tersebut diketahui ditemukan di sebuah perkebunan karet PTPN VII desa Sabah Balau Kedaton 7,Kec. Tanjung Bintang,Lampung Selatan, pada Minggu (26/11).

Anis, salah seorang warga setempat mengungkapkan, peristiwa ini bermula saat seorang warga mendapati seekor anjing yang tengah mncabik-cabik sebuah kantong plastik.

“Ibu-ibu yang sedang ngangon sapi,melihat seekor anjing yang lagi makan bayi tersebut,” ungkapnya.

Anis menerangkan, pada saat diperiksa oleh warga jasad bayi laki-laki tersebut dalam kondisi sebagian anggota tubuh sudah hilang.

“Bayi itu terbungkus plastik dan sarung bantal berwarna putih.Tapi pas ditemukan kondisi bayi badanya sudah tida utuh lagi,tangganya dua-duanya hilang dan kepalanya hampir putus,” jelas Anis.

Ia menjelaskan bayi tersebut diduga sebelumnya lahir di rumah sakit atau bidan, pasalnya pada tali pusar bayi tersebut ditemukan penjepit tali pusar yang biasa digunakan oleh dokter atau bidan saat memotong tali pusar bayi yang baru lahir.

“Pusar bayi juga ada penjepit pusar yang biasa digunakan bidan atau rumah sakit saat memotong tali pusar bayi,jadi kemungkinan bayi itu lahir di bidan atau rumah sakit,” terangnya.

Anis juga mengungkapkan, bayi tersebut diperkirakan baru berusia kehamilan 7-8 bulan,mengingat berat badan bayi baru 1-1.5kg.

“Perkiraan usia kehamilan 7-8 bulan lah mba,berat badan bayi 1-1.5 kg,”Jelasnya.

Atas peristiwa tersebut,warga kemudiang langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak dsa dan aparat berwajib.

Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap lebih lanjut seputar kejadian ini. 

Editor : Bahana.
#lampung selatan #jasad bayi