RADAR JOGJA - Pernikahan adalah momen bersejarah yang tidak hanya dirayakan oleh pasangan yang menikah, tetapi juga oleh keluarga, sahabat, dan tamu undangan.
Momen bahagia ini seringkali disertai dengan tradisi memberikan ucapan selamat, doa, dan tentu saja, hadiah berupa amplop berisi uang.
Namun, sebuah kisah unik muncul dalam pernikahan baru-baru ini di mana seorang perantau dari desa memberikan amplop berisi surat sebagai kado, bukan uang.
Melansir dari akun Instagram @frix.id, tampak selembar amplop yang diterima oleh pasangan pengantin berisi sebuah surat.
Dalam unggahan tersebut, terungkap bahwa amplop tersebut datang dari seorang perantau yang hadir pada resepsi pernikahan.
Isi surat tersebut menggambarkan permohonan izin perantau tersebut untuk numpang makan di acara resepsi, sambil memberikan penjelasan yang mengharukan.
Perantau tersebut bercerita bahwa ia tinggal ngekos dan merupakan tulang punggung ekonomi keluarganya.
Ia mengalami kesulitan finansial, dan satu-satunya yang dapat ia berikan adalah doa terbaiknya.
Dalam suratnya, ia meminta maaf karena tidak mampu memberikan amplop uang seperti umumnya dan menjelaskan bahwa ia berusaha menghemat ekonominya agar keluarganya di kampung dapat makan dengan layak.
"Saya mohon izin ikut makan di resepsi kalian. Maaf saya hanya bisa mendoakan kalian. Semoga kalian menjadi pasangan yang sakinah mawadah warohmah. Dilancarkan rezekinya. Mohon ikhlaskan makanan yang telah saya makan. Terima kasih," tulisnya.
Unggahan ini segera menjadi viral di media sosial, dan netizen memberikan berbagai komentar. Beberapa netizen mengapresiasi kejujuran dan keikhlasan perantau tersebut.
Ada yang menilai bahwa tindakan tersebut adalah bentuk sedekah yang baik, mengingat daripada makanan menjadi sampah, lebih baik memberikan kepada mereka yang membutuhkan.
"Dari pada sampah makanan menumpuk dan mubazir, gak papalah numpang makan hitung-hitung juga kan sedekah ini," tulis akun @iya****.
"Dia jujur aja udah bagus ko," tambah netizen lainnya.
Editor : Bahana.