Mengenal Ecollabo8. Tempat Daur Ulang Sampah Terkeren Di Bali yang Pernah Membuat Replika Palu Thor 'Mjolnir' untuk Disney Indonesia
Meitika Candra Lantiva• Minggu, 26 November 2023 | 12:25 WIB
Tempat daur ulang sampah Ecollabo8 di Bali. (Instagram/@ecollabo8)
RADAR JOGJA – Sebuah data menunjukkan, 91 persen plastik dari seluruh plastik yang telah diproduksi, tidak di daur ulang.
Dikutip dari websiteecollabo8, di Indonesia, 79 persen plastik terakumulasi di tempat pembuangan sampah karena kurangnya infrastruktur untuk mengelola limbah plastik tersebut.
Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk mengurangi limbah plastik ini adalah, dengan munculnya Ecollabo8 di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
PT Gaia Plastik Recycling atau Ecollabo8, adalah perusahaan yang fokus untuk mendaur ulang sampah plastik. Perusahaan ini didirikan pada 2019 lalu.
Ecollabo8 didirikan oleh Kevin Vignier. Perusahaan ini terletak di Tumbak, Bayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.
Tujuan Kevin mendirikan perusahaan ini adalah untuk menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa sampah-sampah di Indonesia khususnya sampah plastik dapat menjadi barang yang bernilai mahal.
Ecollabo8 berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik lokal maupun internasional untuk mencapai tujuan bersama. Yaitu membuat perubahan positif pada lingkungan.
Saat ini, Ecollabo8 lebih banyak melakukan daur ulang limbah plastik dengan kode High Density Polyethylene (HDPE), Low Density Polyethylene (LDPE), dan Polypropylene (PP).
Namun kedepannya, dilansir dari daaitv.co.id, Ecollabo8 berencana untuk tidak hanya mendaur ulang sampah plastik saja. Tetapi juga dari berbagai limbah lainnya.
Seperti; limbah kaca, kemasan sachet, berbagai jenis sampah plastik, dan limbah material lainnya, setelah nantinya Ecollabo8 memindahkan pabriknya ke wilayah Sanur, Bali.
Diketahui, Ecollabo8 menggunakan teknologi flowmoldingextrusion.
Teknologi yang memang digunakan untuk membuat furniture luar ruangan.
Produk yang dibuat dengan menggunakan teknologi ini diklaim dapat lebih bertahan terhadap cuaca panas, dingin, dan lebih kuat serta memiliki perawatan yang rendah dari pada produk yang dibuat dengan bahan dasar kayu.
Melalui teknologi flowmoldingextrusion, Ecollabo8 mampu memproduksi hingga 30.000 produk/bulan dan dapat mengolah sampah plastik hingga belasan ribu kg/bulan.
Produk yang telah Ecollabo8 buat antara lain, sofa, kursi, meja, ubin dinding, mural, stan produk, countertop, coaster, dan lain-lain.
Bahkan, Ecollabo8 pernah membuat replika palu Thor, 'Mjolnir', pada saat perayaan perilisan film Thor: Love and Thunder, yang diadakan di Indonesia dari pihak Disney Indonesia (11/07/22).
Dalam perayaan perilisan film tersebut, Disney Indonesia berkolaborasi dengan para seniman dan talenta kreatif Indonesia.
Ecollabo8 membuat ulang 'Mjolnir' dari 20 kg bahan-bahan seperti sampah plastik, cactus leather, sterling silver dari pengrajin lokal Bali, dan kayu sisa kapal.
'Mjolnir' diletakkan dalam kotak yang memiliki ukiran kayu bali disekelilingnya.
Jerhemy Owen melalui akun instagram-nya @jerhemynemo, membagikan bagaimana proses produksi dari sampah plastik tersebut hingga menjadi barang daur ulang, saat berkunjung langsung ke Ecollabo8.
Pertama, sampah-sampah plastiknya harus dipilah dulu sesuai dengan tipe plastik dan warnanya.
Jangan lupa untuk sampahnya itu dibersihin terlebih dahulu.
Setelah itu masuk proses penggilingan.
Semua sampah dimasukan ke mesin penggiling untuk dipotong dan hingga menjadi ukuran yang kecil-kecil.
Kemudian plastiknya akan dilelehin. Jika sudah meleleh akan lebih mudah untuk dicetak sesuai barang yang akan dibuat.
Bisa menjadi sisir, kacamata, botol, gelas, piring, mangkok, dan semunya. Bisa juga dicetak menjadi balok dan dibuat barang-barang perabotan.
Ada kursi, meja, sofa, dan lainnya. Untuk satu kursi, butuh 20 kg sampah plastik dan waktu produksi sekitar 3 jam. (Anistigfar/Radar Jogja)