Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Empat Perwira Menengah TNI AU Menjadi Korban Insiden Jatuhnya Pesawat Tempur Taktis EMB-314 Super Tucano di Lereng Gunung Bromo Pasuruan

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 17 November 2023 | 21:29 WIB
Petugas dan warga mengevakuasi puing-puing pesawat akibat insiden kecelakaan di Desa Wonosari, Kecamatan Lumbang, Pasuruan, Kamis (16/11). (Dok RELAWAN SAHABAT GUNUNG - TAGANA KAB PASURUAN)
Petugas dan warga mengevakuasi puing-puing pesawat akibat insiden kecelakaan di Desa Wonosari, Kecamatan Lumbang, Pasuruan, Kamis (16/11). (Dok RELAWAN SAHABAT GUNUNG - TAGANA KAB PASURUAN)

 

RADAR JOGJA - TNI AU berkabung. Di balik insiden jatuhnya dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano milik Skadron 21 Lanud Abd Saleh TNI AU di wilayah Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023) kemarin menelan empat korban.

Ke empat korban merupakan perwira menengah TNI AU yang merupakan awak pesawat.

Korban, antara lain; Letkol Pnb Sandhra Gunawan, Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya, Kolonel Pnb Subhan, dan Mayor Pnb Yuda Anggara Seta.

Keempat korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa alias meninggal dunia.

Kecelakaan dua pesawat tempur milik TNI AU yang kemudian jatuh di sekitar lereng Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, dan diduga murni karena keadaan cuaca buruk. 

Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano itu jatuh saat melakukan latihan formasi rutin.

Dilansir dari jawapos.com Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati dalam keterangannya, pesawat Super Tucano mulai mengalami lost contact pada pukul 11.18 WIB, Kamis (16/11/2023) kemarin.

Disampaikan empat korban itu; Alm Letkol Pnb Sandhra Gunawan, merupakan alumni Akademi Angkatan Udara 2004. Alm Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya, alumni Akademi Angkatan Udara 1999.

Alm Kolonel Pnb Subhan merupakan alumni Akademi Angkatan Udara 1998 dan Alm Mayor Pnb Yuda Anggara Seta, alumni Akademi Angkatan Udara 2006.

Diketahui sebelumnya, Letkol Pnb Sandhra dan Kolonel Adm Widiono merupakan menumpang pesawat nomor registrasi TT-3111. 

Sedangkan Mayor Pnb Yuda dan Kolonel Pnb Subhan diketahui menumpang pesawat nomor registrasi TT-3103.

Letkol Pnb Sandhra dan Mayor Pnb Yuda berada di kursi depan (frontseater), sementara Kolonel Adm Widiono dan Kolonel Pnb Subhan mengisi posisi belakang (backseater).

Dikutip dari Antara, Kadispenau Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati menyampaikan, jenazah Mayor Pnb Yuda Anggara Seta dan Kolonel Pnb Subhan sudah berada di Lanud Abd Saleh Malang dan sudah disemayamkan di hanggar.

Kemudian jenazah Letkol Pnb Sandhra Gunawan dan Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya akan dibawa ke Lanud Abd Saleh Malang. (Martin Hill Candratya, mel/Radar Jogja)

Baca Juga: Peluncuran Telkom ESG, Dirut Telkom hingga Chelsea Islan Tanam Durian dan Alpukat di Lereng Merapi

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#empat korban perwira menengah #TNI AU #pesawat jatuh #pesawat tempur taktis EMB 314 Super Tucano #pasuruan #dua pesawat milik TNI AU jatuh di Pasuruan #Pesawat TNI AU Jatuh #evakuasi #jawa timur #korban meninggal dunia