Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal sosok Gayatri, Disebut Bidadari dan Ibu Para Raja dari Kerajaan Majapahit

Bahana. • Rabu, 8 November 2023 | 21:41 WIB
Patung Gayatri. (Foto: Wikipedia)
Patung Gayatri. (Foto: Wikipedia)

RADAR JOGJA - Gayatri atau dikenal dengan nama Sri Rajapatni sangat dikenal masyarakat Indonesia dari kisah Kerajaan Majapahit.

Gayatri yang memiliki nama Sri Rajapatni merupakan sosok perempuan penting yang ada di Kerajaan Majapahit.

Ada alasan mengapa Gayatri memiliki peran yang sangat penting di kerajaan karena diam mempunyai jabatan strategis di sana.

Dikisahkan jika Gayatri merupakan anak bungsu dari Raja Tumapel bernama Raja Kertanegara.

Dilansir dari Hops.ID  pada 8 November 2023, Gayatri dinikahi oleh Raja Pertama Kerajaan Majapahit, yaitu Raden WIjaya.

 

Usut punya usut, Raja kertanegara ini mempunyai dua orang anak perempuan dan menjadi istri Raden Wijaya.

Tetapi ada pun yang menyebutkan kalau Raja Kertanegara mempunyai empat orang putri cantik.

Resmi menjadi anggota Kerajaan, Gayatri diganjar dengan gelar Rajapatni.

Gelar Rajapatni memiliki arti sebagai istri kesayangan Raden Wijaya.

Gayatri diceritakan sebagai sosok wanita dengan paras mirip bidadari.

 

Menikah dengan Raden Wijaya, Gayatri dikaruniai beberapa anak. Saat suaminya meinggal, tahta Kerajaan berpindah kepada Raja Jayanegara.

Tetapi sayangnya, Raja Jayanegara tak mempunyai anak dan keluarga istana kebingungan siapa pengganti Jayanegara nantinya.

Waktu demi waktu berlalku, Raja Jayanegara meninggal dan pihak istana berupaya mencari siapa penggantinya.

Rupanya, anak sulung dari Gayatri yang memiliki nama Tribhuwana Wijaya Tunggadewi resmi menjadi raja baru dari Kerajaan Majapahit.

Karena perintah sang ibu, Tribhuwana bisa menjadi raja Majapahit.

Saat itu, Gayatri juga memiliki peran dalam mengawasi anaknya yang jadi pemimpin kerajaan.

 

Gayatri dikenal netral dan tidak pernah memihak siapapun, dia juga bisa mengatur strategi hingga menentukan keputusan.

Tidak berselang lama, Gayatri wafat dan dibuatlah sebuah candi untuk persitiratan terakhirnya.

Terdapat isu yang menyebutkan kalau candi pendharmaan Gayatri adalah Candi Boyolangu.

 

Candi tersebut berada di Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Masyarakat sekitar percaya jika memang Candi Boyolangu ini adalah salah satu bukti jejak Gayatri di Tulungagung.

Hal tersebut lantaran terdapat temuan sempalan arca wanita Buddha dan sejumlah umpak berukuran sangat besar.

Tetapi, kondisi arca itu memperihatinkan dengan bagian tangan dan kepala yang raib.

Editor : Bahana.
#gayatri #majapahit #kerajaan