Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kembali berulah, Petugas Kesehatan di Yahukimo Dianiaya Oleh KKB di Sergap dan Dianiaya 1 Jam

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 2 November 2023 | 18:50 WIB
Para petugas kesehatan korban penyerangan KKB yang sedang dirawat medis. (rmol.id)
Para petugas kesehatan korban penyerangan KKB yang sedang dirawat medis. (rmol.id)

RADAR JOGJA - Kembali berulah, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyerangan terhadap lima orang petugas Kesehatan dari Kementrian Kesehatan yang bertugas di Puskesmas Amuna, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Kelima petugas Kesehatan tersebut antara lain, Angganita Mandowen, dr Danur Widura, Sandi Ransa, Ferdinandus Suweni dan Adrianus Edwardua Harapan.

Menurut ketua tim Nakes, Angganita Mandowen, para petugas Kesehatan ini menumpang pesawat jenis Pilatus Potter ke Distrik Amuna untuk memberikan pelayanan Kesehatan.

Diketahui, para Nakes tersebut sudah berada di Amuna sejak Senin,30 Oktober 2023 lalu dan rencananya akan dijemput keesokan harinnya pada Selasa, 31 Oktober 2023.


saat paginya, para petugas Nakes pun menunggu jemputan pesawat di lapangan Amuna,lokasinya depan puskesmas setempat.

Namun, naasnya tepat pada pukul 10.00 WIT tiba-tiba muncul sekelompok orang yang berjumlah sekitar 20 orang dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang dan menyergap mereka.


“Mereka membawa senjata berupa parang dan kapak. Saya langsung meminta teman-teman agar masuk kembali dalam Puskesmas. Sayangnya ada teman perawat yakni Adrianus yang panik dan mencoba kabur lewat jendela, sehingga dia yang terlebih dahulu dibacok dan terkena tangan kananya,”Kata Angganita dikutip dari mediaindonesia.com.


Angganita sendiri mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya terutama di bagian wajah dan kepala akibat penganiayaan dan penyerangan yang dilakuakn oleh KKB tersebut.


Diketahui, alasan yang mendasar KKB melakukan penganiayaan dan penyerangan tersebut adalah karena mereka mengira bahwa petugas Nakes merupakan apparat keamanan yang menyamar.

Namun mereka langsung kabur dan kembali ke hutan setelah para petugas Nakes memberikan kartu identitas mereka.

Meskipun sebelumnya mereka sempat bersih tegang dan dianiaya,

para petugas Nakes bersyukur karena bisa selamat.


“Kami dianiaya sekitar satu jam. Puji Tuhan tidak ada korban jiwa meskipun semua tim mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.bahkan ada yang sampai tulang rusuknya patah,” ujar Angganita.


“Para pelaku saat menganiaya mengaku dari KKB Kodap Silimo. Usia mereka rata-rata relative masih muda,” sambungnya.


Proses evakuasipun langsung dilakukan.Kelima tim Nakes yang terdiri dari 4 perawat dan 1 dokter tersebut dibawa menggunakan pesawat Pilatus Potter menuju Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo untuk mendapat perawatan lebih lanjut di RS Dekai. (Bernadette Aristi Rudi Sanjaya/Radar Jogja)

Baca Juga: Kenali Gejalanya, Agar Tidak Tertular Monkeypox (Cacar Monyet)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#petugas kesehatan #Kabupaten Yahukimo #kelompok kriminal bersenjata (KKB) #papua #penyerangan