RADAR JOGJA - Presiden Joko Widodo (Jokowi ) secara resmi melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian menggantikan Syarul Yasin Limpo (SYL) yang mengundurkan diri karena terjerat kasus korupsi.
Dalam acara pelantikan yang dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (25/10) secara bersamaan Presiden Jokowi juga melantik kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI dan Duta Besar RI untuk Argentina.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara RepUblik Indonesia Tahun1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dei dharma bakti saya kebada bangsa dan negara,” ucap Andi Amran Sulaiman dalam sumpah jabatannya.
Dipandu oleh Presiden Jokowi, Amran juga bersumpah bahwa dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Amran kembali ke kabinet Jokowi setelah sebelumnya menjabat sebagai mentan pada periode 2014-2019.
Sebelumnya, Amran pernah bekerja di PTPN XIV dan sempat menjabat sebagai kepala bagian logistik di BUMN tersebut.
Setelah itu, Amran pun membuat berbagai inovasi di bidang Pertanian sesuai dengan jurusan kuliahnya di Universitas Hasanuddin Makassar.
Amran terus mengembangkan usaha dan melebarkan bidang bisnisnya yaitu produsen pestisida, perkebunan kelapa sawit, gula, tambang nikel, tambang emas dan juga SPBU.
Diketahui, pada Bulan September lalu, Amran bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta untuk berdiskusi terkait isu ekonomi.
Namun kala itu, menurut Amran tidak ada tawaran dari Presiden untuk kembali menjadi Menteri.
Ia juga mengungkapkan bahwa adirinya sudah beberapa kali mendiskusikan perekonomian dengan Presiden, bahkan sejak tidak lagi menjabat sebagai mentan. (Bernadette Aristi Rudi Sanjaya/Radar Jogja)
Baca Juga: Barcelona Optimistis Raih Kemenangan Di Kandang Melawan Shakhtar Donetsk
Editor : Meitika Candra Lantiva