Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wooww ! Siapa Sangka Gara-Gara Mimpi Membuat Perusahan Rokok Bentol Seterkenal Sekarang

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 Oktober 2023 | 23:16 WIB

PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (www.cnnindonesia.com)
PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (www.cnnindonesia.com)



RADAR JOGJA - Dalam dunia usaha, sebuah nama untuk perusahaan itu menjadi penting. Hal ini untuk mempengaruhi persepsi publik sebuah perusahan harus memiliki nama merek yang tepat sebagai kunci utama dalam mencapai tujuan perusahan.

Penamaan merek pada sebuah perusahan mencerminkan visi dan misi serta memberikan gambaran singkat berkaitan dengan produk yang pasarkan.

Nama merek yang memiliki ciri khas mempermudah publik untuk mengingat dan mengenali sebuah perusahan.

Karena fungsinya penting untuk keberlangsungan perusahan pemilihan nama merek perusahan harus dipertimbangkan dengan matang.

Hal ini berbeda dengan perusahan Rokok PT Bentoel Internasional Investama Tbk.

Dilansir dari @cnbcindonesia.com, perusahan rokok ini memiliki cara yang tidak biasa untuk mendapatkan nama merek yang pada saat ini tertanam dibenak publik.

Penamaan rokok Bentoel berawal dari kisah unik yang dialami pendirinya yaitu Ong Hok Liong.

Ong Hok Liong adalah pria kelahiran 12 Agustus 1893 di Desa Karang Pacar, Bojonegoro. Ia dikenal sangat suka berziarah.

Pada tahun 1954, Ong Hok Liong berziarah ke makam keramat Mbah Djugo di sekitar Gunung Kawi. Di ziarahnya kali ini, Ong Hok Liong mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, bagaimana tidak, ketika sedang ziarah ia tertidur di dekat makam dan bemimpi melihat ubi talas.

Mendapati mimpi yang aneh, Ong Hok Liong kemudian bertanya kepada juru kunci makam terkait mimpinya itu.

Menurut juru kunci makam mimpi tersebut adalah mimpi yang membawa keberuntungan lantaran arti dalam mimpi itu ialah Ong Hok Liong mendapat petunjuk dari Mbah Djugo untuk mengganti nama pabriknya.

Sebelumnya pada tahun 1951 pabrik milik Ong Hok Liong ini bernama NV Pertjetakan Liem An.

Dengan masih membawa nama NV Perceetakan Liem An ini pemasaran produk rokok masih dirasa kurang dikenali dan laku di pasaran.

Setelah mengalami mimpi aneh tersebut kemudian Ong Hok Liong mengganti nama perusahan pada tahun 1954 menjadi PT Perusahan Rokok Tjap Bentoel.

Nama ini dipilih berdasarkan sebutan Jawa untuk ubi talas, yakni bentul, yang sebelum ada ejaan yang disempurnakan (1973) masih sering ditulis sebagai Bentoel hingga saat ini.

Sejak diganti dengan nama merek baru, Bentoel mampu menjadi pemain besar nomo 3 dalam pasar rokok Indonesia.

Tak hanya berkecempung di industri bisnis, perusahan rokok Bentoel juga terjun ke industri musik dengan mengeluarkan band kondang di era 1970-an. Salah satu personil band yang paling terkenal adalah Ian Antono.

Pada tahun 1980 mengalami krisis perusahan dimana PT Perusahan Rokok Tjap Bentoel tidak mampu membayar pinjamannya ke BRI dan Bank Bumi Daya senilai US$ 170 Juta.

Akibat krisis ini, Ong Hok Liong menyerahkan aset perusahan Bentoel kepada perusahan baru bernama PT Bentoel Prima pada tahun 1997.

Hadir dengan pemilik dan nama yang baru, Perusahan rokok Bentoel terus berupaya mengeluarkan beragam program dan strategi serta memperluas pasar hingga mancanegara.

Hingga pada tahun 2000, perusahan ini kembali mengganti nama menjadi PT Bentoel Internasional Investama Tbk.

Berdasarkan keterangan dari @cnbcindonesia.com pada saat ini, saham perusahan PT Bentoel Internasional Investama Tbk dipegang oleh British American Tobacco, sebagai pemegang saham 92,48 persen dan sisa saham lainnya dipegang oleh masyarakat. (Redempta Erinita Yolanda/Radar Jogja)

Baca Juga: Melihat Surganya Kopi di Bumi Congkasae Flores NTT yang Bikin Nagih !

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pemegang Saham #Ong Hok Liong #Di balik penamaan rokok Bentoel #perusahan Rokok #british american tobacco #kisah unik #PT Bentoel Internasional Investama Tbk