RADAR JOGJA – Ramai di media sosial, skandal perselingkuhan yang melibatkan seorang dokter muda Karina Dinda Lestari (KDL) dengan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Andy Wahab (AW).
Bagaimana tidak heboh, diketahui ternyata Karina Dinda Lestari telah memiliki suami yang berprofesi sebagai polisi dengan inisial AH.
Sang suami ini lah yang melaporkan kasus perselingkuhan istrinya dengan beberapa bukti foto tidak senonoh antara KDL dan selingkuhannya AW.
Kronologi bermula saat pasangan suami istri tersebut menjalani LDR atau hubungan jarak jauh, sebab suami KDL yakni AH sedang menjalankan pendidikan perwira di Kepolisian Republik Indonesia. Sedangkan, KDL sendiri melanjutkan studi kedokterannya di UNHAS Makassar.
Selama masa pendidikan perwira, AH merasakan ada yang berbeda dan aneh dengan istrinya, KDL. Mengikuti perasaannya, AH pulang ke Makassar tanpa sebelumnya memberi tahu KDL.
Setelah tiba di Makassar, AH bergegas pergi ke kos tempat istrinya tinggal, namun saat itu KDL tidak ada di kamar kos. Akhirnya, AH menunggu di lantai 3 kosan tersebut.
Selang tak lama, KDL terlihat pulang, namun yang mengejutkan adalah istrinya tersebut diantar oleh seorang pria.
Merasa tidak beres dan mencurigakan, AH memeriksa ponsel milik KDL dan menemukan fakta mengejutkan berupa foto-foto vulgar istrinya yang sedang tidur bersama seorang pria dengan keduanya tanpa busana.
Diketahui ternyata pria tersebut adalah AW yang juga seorang mahasiswa di UNHAS Makassar.
Karena hal tersebut, akhirnya AH melaporkan kasus perselingkuhan istrinya ke Polda Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, Karina Dinda Lestari merupakan dokter yang lulus dari Liaoning Medical University (UML) di China. Ia juga pernah menjadi Top 10 Finalis Puteri Indonesia Sulawesi Selatan pada tahun 2014.
Sedangkan profil Andy Wahab merupakan pria asal Makasaar yang masuk ke UNHAS pada tahun 2008 sebagai mahasiswa kedokteran.
Lalu pada tahun 2011, AW melanjutkan pendidikan dengan mengambil Profesi Dokter di kampus yang sama. Selanjutnya, AW mengambil kuliah prodi Ilmu Bedah di UNHAS pada tahun 2009 dan belum lulus sampai sekarang. (Erlika Yusfiarista)
Editor : Bahana.