Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dilahap Si Jago Merah, TPA Suwung Denpasar Bali Belum Padam : Status Tanggap Darurat Bencana Ditetapkan

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 23:21 WIB
SEGALA UPAYA: Selain pemadaman dari personil dan armada damkar BPBD Bali, polisi juga membantu dengan menerjunkan Water Cannon padamkan api di TPA Suwung. (miftahuddin halim/radarbali.id)
SEGALA UPAYA: Selain pemadaman dari personil dan armada damkar BPBD Bali, polisi juga membantu dengan menerjunkan Water Cannon padamkan api di TPA Suwung. (miftahuddin halim/radarbali.id)


RADAR JOGJA - Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Denpasar, Bali.

Peristiwa sampah dilahap si jago merah itu terjadi sejak Kamis (12/10/2023). Namun hingga kini api belum berhail dipadamkan, bahkan semakin meluas.

Berbagai upaya pemadaman api telah dilakukan. Mulai dari mengerahkan 17 unit mobil kebakaran hingga satu unit helikopter water bombing tipe As350B3 yang dikirim oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah diterjunkan.

Namun, hingga Sabtu (14/10/2023) siang ini hasilnya masih nihil.

Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar menyebutkan, kurang lebih seluas 4 hektare kawasan TPA Suwung masih terbakar.

Asap pekat masih membumbung tinggi, masuk ke pemukiman warga.

Cuaca cerah berangin diduga menjadi pemicu kebakaran merambat luas. Proses pemadaman api pun menjadi terkendala.

Dilansir dari JawaPos.com kini pemerintah setempat mengeluarkan status tanggap darurat bencana. Hal itu dilakukan untuk mendukung optimalisai penanganan kebakaraan.

Tak hanya untuk pemadaman api, status tanggap darurat ini juga dalam rangka mendukung antisipasi gangguan kesehatan bagi masyarakat serta solusi penanganan sampah saat penanganan kebakaran berlangsung.

“Pemadaman titik api masih terus dioptimalkan, sedikitnya ada 17 mobil pemadam kebakaran yang merupakan sinergi Pemkot Denpasar, Pemkab Badung, Pemkab Tabanan, Pemkab Gianyar, dan water cannon Polda Bali, semoga bisa segera diatasi,” ungkap Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Jumat (13/10/2023).

Sosialisasi kesehatan masyarakat terus digaungkan. Jika ada keluhan gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat asap kebakaran, masuyarakat diminya segera melapor ke puskesmas setempat agar segera mendapatkan penanganan.

Untuk pengondisian sampah di Denpasar, Jaya Negara menginstruksikan agar mengoptimalkan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) dan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Kota Denpasar.

Karena kondisi TPA yang tidak memumungkinkan untuk pembuangan sampah, Jaya Negara meminta agar masyarakat menunda pembuangan sampah guna mencegah penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara. (Dwi Putri Birgita Lumban Nahor, mel/Radar Jogja)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tempat Pembuangan Akhir (TPA) #belum padam #TPA Suwung Denpasar Bali #kebakaran hebat