Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Benda Kuno yang Ditemukan di Jepara Itu Diduga Peninggalan Kota Maritim, Masa Kejayaan Ratu Kalinyamat

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 13 Oktober 2023 | 21:34 WIB
DITELITI: Temuan objek yang diduga benda cagar budaya di Telukawur, Tahunan. (PEMDES TELUKAWUR UNTUK JAWA POS RADAR KUDUS)
DITELITI: Temuan objek yang diduga benda cagar budaya di Telukawur, Tahunan. (PEMDES TELUKAWUR UNTUK JAWA POS RADAR KUDUS)

 

RADAR JOGJA – Sejumlah benda cagar budaya diduga bersemayam di Desa Telukawur, Kecamatan tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Sejumlah peneliti dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tengah melakukan riset tersebut.

Penelitian ini tindak lanjut dari ditemukannya benda-benda berupa batu, kayu dan guci yang diduga ada sejak Kejayaan Jepara sebagai kota maritim.

Temuan beberapa waktu lalu menunjukkan serpihan kayu yang diduga pecahan kapal saat Ratu Kalinyamat masih memimpin Jepara.

“Ditemukan pecahan kayu kapal yang menjadi dasar pemikiran bahwa Ratu Kalinyamat adalah pengusaha galangan terbesar se-nusantara pada waktu itu,” ungkap Sekretaris Dinas Paristiwa dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Ida Lestari dikutip dari laman Radar Kudus, Jumat (13/10/2023).

Ida menyebyutkan, ada beberapa penemuan yang dapat di jadikan bukti bahwa Jepara di zaman dahulu merupakan kota maritim dengam perdagangan yang sangat maju.

Saat ini, pihak dari kemendikbudristek sedang mengadakan penelitian di bawah laut wilayah perairan Telukawur.

Dari penelitian itu ditemukan sejumlah benda yang diduga cagar budaya. Karena umurnya belum diketahui, sehingga perlu dikaji lebih lanjut.

Sementara itu, Petinggi Telukawur Rahman mengaku pihaknya harus berjaga terhadap benda-benda tersebut. Bukan saja benda-benda yang berada di balai desa namun juga kayu yang dibawa peneliti untuk dikaji lebih dalam.

"Pemerintah desa sangat bertanggung jawab penuh atas pengamanan, penyelamatan, dan pemeliharaan benda tersebut," katanya.

Dijelaskan, penelitian itu berlangsung sejak 2 - 12 Oktober 2023. Dari penelitian dan pencarian itu, didapati 17 benda kuno, antara lain, batu andesit, kayu, fregmen gerabah dan fragmen guci.

Ia menerangkan bahwa kegiatan tersebut itu sudah sejak 2 hingga 12 oktober nanti carik telukawur Sahid mengatakan ada 17 benda yang telah di temukan.


Seperti batu andesit, kayu, fragmen gerabah dan fragmen guci.

(Dwi Putri Birgita Lumban Nahor/RADAR JOGJA)

Baca Juga: Cegah Abrasi, Polres Tanam Mangrove di Kadilangu

Editor : Meitika Candra Lantiva
#jepara #Ada #masa kejayaan #ditemukan #benda kuno #cagar budaya #benda #Jepara sebagai kota maritim #ratu kalinyamat jepara #Diduga