RADAR JOGJA – Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AIS Forum 2023 sebanyak 21 pemimpin delegasi dan empat organisasi internasional hadir di pertemuan pertama negara pulau dan kepulauan pada tanggal 10-11 Oktober 2023.
“Ada 33 delegasi dan empat organisasi internasional,” ujar Dierektur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong saat AIS Forum di Nusa Dua, Kab. Badung, Bali, Senin (9/10/2023).
Menteri Luar Negeri Indonesia yaitu Retno Marsudi mengacu pada pengembangan kerja sama inklusif dalam menangani tantangan global, melalui AIS Forum disebut pentingnya menghadapi krisis seperti perubahan iklim, polusi laut dan hilangnya keanekaragaman hayati.
“Indonesia dan kita semua memilih jalan yang benar, memilih jalur kerja sama dan solidaritas yang inklusif. Ini adalah saat yang mendesak bagi kita sebagai negara pulau dan kepulauan untuk berdiri dalam solidaritas dan kerja sama,” ucap Retno saat memimpin pertemuan ke-5 tingkat menteri.
Dalam pidatonya Retno menyerukan perlu adanya solidaritas dan kerja sama untuk focus dalam misi utama yaitu adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru dan ekowisata, sampah plastic laut dan tata kelola maritim yang baik.
“AIS Forum harus terus menghasilkan upaya inovatif untuk menjamin keberlanjutan laut kita dalam mengatasi tiga krisis yang ada,” ungkap Retno.
Selanjutnya Menlu RI berharap AIS Forum secara intensif dengan forum-forum terkait untuk lebih memperkuat tata kelola serta meningkatkan hasil dan manfaatnya.
“AIS Forum Harus terus berkembang menjadi jembatan upaya bersama dalam menghubungkan kerangka pembangunan yang terbuka dan inklusif serta mengubah inisiatif menjadi kenyataan,”
KTT AIS Forum mengusung tiga tema utama yaitu ekonomi biru, masa depan kelautan, dan solidaritas. Diikuti oleh 29 negara dari 51 peserta AIS Forum dan empat organisasi internasional.
Pertemuan puncak akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo yang akan menjadi tonggak sejarah yang mendasari sinergi solusi untuk mengatasi tantangan global sebut Retno selaku Menlu RI. (Caswati)
Editor : Bahana.