Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Syahrul Yasin Limpo Resmi Mundur dari Jabatannya, Kasus Baru Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK Muncul Kepermukaan

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 6 Oktober 2023 | 23:36 WIB
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo

 

RADAR JOGJA - Syahrul Yasin Limpo (SYL) sudah memberikan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Menteri Pertanian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diserahkan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Sebelum itu ia sempat berpamitan di Kementerian Pertanian (Kementan) dan juga berkunjung ke Nasdem tower pada kamis kemarin (5/10/2023).


“Saya sore ini datang meminta waktu Bapak Presiden dan diberi kesempatan melalui Mensesneg untuk menyampaikan usul dan pengunduran diri sebagai menteri,” kata Syahrul dilansir dari berbagai sumber.

Dia sempat mengatakan kunjungannya saat di Roma untuk mewakili Presiden meraih penghargaan.

“Indonesia punya best practice dalam pengendalian berbagai hama penyakit, baik unggas maupun hewan besar, dan itu mendapatkan apresiasi dunia. Saya berikan presentasi di depan semua negara ada atas nama presiden,” ujarnya.

Sebelumnya, SYL juga menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama tiga jam dan telah menjelaskan semuanya kepada penyidik terkait kasus ini.

“Semua yang saya tahu sudah saya sampaikan. Dan secara terbuka saya sampaikan apa yang dibutuhkan oleh penyidik,” terang SYL.


“Oleh karena itu semua yang ditanyakan terhadap humas 12 Agustus 2023 itu saya sudah sampaikan seterang-terangnya sepahaman saya dan apa yang saya ketahui tentang itu,” lanjutnya.

SYL mengakui alasannya ia tidak langsung muncul ke publik karena membutuhkan waktu untuk beristirahat. “Beri saya kesempatan. Saya belum istirahat ini karena tadi juga diperiksa di Polda. Capek banget rasanya saya hadapi ini semua,” imbuhnya.

Mensesneg Pratikno membenarkan pertemuannya dengan SYL serta ia menegaskan untuk pergantian posisi Mentan baru menunggu intruksi dan Keputusan Presiden (Keppres).


“Dan sebagai tindak lanjut ini, saya menunggu arahan Bapak Presiden. Kemungkinannya, tentu karena sudah mengundurkan diri akan diterbitkan keppres pemberhentian dan kita harus mencari orang yang melaksanakan tugas sebagai Menteri Pertanian,” jelas Pratikno.

Berkaitan dengan pengganti SYL Pratikno tidak begitu menanggapi secara pasti. “Kan surat baru kita terima, tentu saya akan melaporkan dulu ke Presiden. Nanti tindak lanjutnya kami kabarkan segera,” kata Pratikno.

Dilain lokasi, Kombes Ade Safri Simanjuntak Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memberikan rangkaian proses penyelidikan terkait dugaan pemerasan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus perkara di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021.


Kombes Ade membeberkan pengaduan masyarakat (Dumas) tentang dugaan pemerasan diterima pada 12 Agustus 2023 lalu. Namun, Ade enggan memberitahukan siapa sosok yang membuat dumas demi menjaga kerahasiaan pelapor.


“Untuk pendumas atau yang melayangkan dumas yang diterima 12 Agustus 2023 kami menjaga kerahasiaan pelapor untuk efektifitas penyelidikan,” tutur Ade kepada wartawan, (5/10).

Ia menerangkan bahwa pada tanggal 21 Agustus 2023 sudah ada surat perintah untuk penyelidikan untuk peristiwa dugaan tindak pidana pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap SYL.


“Dan selanjutnya pada tanggal 21 Agustus 2023 telah diterbitkan surat perintah penyelidikan sehingga kemudian tim penyelidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penyelidikan untuk menemukan apakah ada peristiwa pidana yang terjadi dari dugaan tindak pidana yang dilaporkan yang dimaksud,” beber Ade.

Ade menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan serangkaian proses klarifikasi kepada beberapa pihak serta sekarang masih dalam proses penyelidikan.
“Sekali lagi kami mohon maaf untuk materi klarifikasi ataupun keterangan dimaksud belum bisa kami utarakan disini karena ini merupakan proses penyelidikan sedang berlangsung dan masih berproses,”

Ade juga turut menambahkan SYL telah tiga kali diminta memberikan keterangan dan klarifikasi atas dugaan tindak pidana yang menyangkut Syahrul.


“Dimana beliau (SYL) telah dimintai keterangan untuk klarifikasi sebanyak tiga kali dan hari ini adalah yang ktiga kalinya beliau dimintai keterangan atau klarifikasi atas dugaan tindak pidana yang terjadi dan itu dilaporkan,” lanjutnya.

Sementara, Ketua KPK Firli Bahuri mengelak dirinya dan jajaran pimpinan KPK melakukan pemerasan kepada SYL terkait pengusutan dugaan korupsi di Kementan.


“Kita memahami tentang informasi yang beredar, apa yang jadi isu sekarang, tentu harus kita pahami. Kita sampaikan bahwa hal tersebut tidak benar dan tidak pernah dilakukan pimpinan KPK,” ungkap Firli di Gedung KPK. (Caswati)

Baca Juga: Inilah Lima Alasan Mengapa TikTok Shop di Tutup

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Ketua KPK Firli Bahuri #Syahrul Yasin Limpo mundur dari mentan #dugaan korupsi #polda metro jaya #syahrul yasin limpo #penyidik #keputusan presiden #berpamitan #Presiden Jokow Widodo