Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mahfud MD : Anggota Dewan Kerap Hidup Mewah, Demi Makan Gudeg di Jogja, Ada Yang Nyewa Pesawat

Bahana. • Jumat, 6 Oktober 2023 | 22:04 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopuhukam) Mahfud MD membuka kebobrokan kelakuan anggota DPR RI saat mengisi kuliah umum di UGM, Jumat (6/10/2023). 

Menurut Mahfud M ada anggota DPR RI menyewa sebuah pesawat hanya demi makan siang Gudeg di Yogyakarta.

Mahfud pada awalnya membandingkan bagaimana gaya hidup anggota dewan sekarang dengan anggota dewan zaman Orde Baru (ORBA).

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, pada zaman orde baru anggota DPR ini pulang menuju Yogyakarta menggunakan kereta api, namun anggota dewan sekarang lebih memilih naik pesawat kelas bisnis untuk berpergian.

“Dahulu pada zaman Pak Harto, saudara lihat anggota DPR kalau pulang seminggu sekali dari Jakarta ke Yogya, Semarang, Surabaya, menggunakan kereta api. Nah sekarang sudah sering pergi pakai pesawat bisnis,” Ungkap Mahfud MD dikutip dari cuplikan Youtube Universitas Gajah Mada

Bahkan menurutnya, ada salah satu Anggota DPR yang rela menyewa pesawat hanya untuk makan siang di Yogyakarta.

“Belum lagi kadang kala carter pesawat hanya untuk makan ke Yogya. 'Saya ingin makan gudeg ke Yogya atau saya mau makan siang di Yogya, sebentar'. Bawa pesawat balik lagi. Anggota DPR sekarang ada yang begitu. Dulu naik kereta pak,”  tambah Mahfud

Korupsi Yang Kian Parah

Menurut Mahfud, kondisi korupsi zaman sekarang kian parah, berbeda dengan korupsi pada zaman orba.'Baca Juga: Sering Bermasalah PSSI Berlakukan Sistem Promosi dan Degradasi Wasit Liga 1 dan Liga 2 pada Putaran Kedua

Faktor yang mempengaruhi korupsi pada Orde Baru ialah terjadi setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diputuskan, sedangkan korupsi zaman sekarang justru terjadi ketika APBN belum dibentuk.

“Nah dulu ini (APBN) ditentukan oleh Pak Harto semuanya. Korupsi itu terjadi pada proyek. Ini jembatan itu, kelompoknya ini. Jembatan ini, kelompoknya si B. Dibagi gitu. Sehingga kooporatisme itu tumbuh subur, api saudara, sekarang ini, APBN uangnya belum ada sudah dikorupsi. Masih di sini. Masih uangnya belum ada dan mau disusun itu dikorupsi” Ucap Mahfud.

Praktek korupsi biasanya terjadi juga karna bagi bagi jatah proyek dengan cara mendatangi langsung Anggota DPR untuk bertemu, setelah pertemuan itu terjadi anggota DPR dan pihak lainnya akan membahas total biaya proyek. (MUHAMMAD HAFIDZ FAUZAN/ RADAR JOGJA)

 

Editor : Bahana.
#dpr #orba #Yogyakarta #radar jogja #gudeg #pesawat #Mahfud #orde baru