RADAR JOGJA - Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) dan banyak wilayah di Indonesia sedang hadapkan dengan cuaca panas yang ekstrim.
Cuaca ekstrim merupakan suatu kondisi dalam suatu wilayah memiliki suhu yang sangat panas atau diatas rata-rata.
Berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) DIJ, perkiraan cuaca pada tanggal Senin 02 Oktober- Rabu 08 Oktober 2023, berkisar 22-31 derajat Celcius.
Faktor-faktor seperti posisi gerak seru tahunan matahari dan mulai bertiupnya angin monsun kerting dari benua Australia, pemanasan global dan perubahan iklim merupakan penyebab utama penyebab terjadinya cuaca panas di Wilayah DIJ yang berkepanjangan.
Cuaca panas ektrim yang di terjadi di DIJ membuat seluruh masyarakat tidak nyaman. Hal ini karena fenomena berdampak negatif pada lingkungan, kesehatan manusia dan hewan.
Kondisi ini tentu sangat membahayakan jika tidak melakukan pencegahan.
Salah satu dampak bagi kesehatan yang sering dikeluhkan masyarakat adalah dehidrasi.
Dehidrasi merupakan gambaran kondisi tubuh manusia dimana tubuh kehilangan banyak cairan dari pada cairan yang masuk kedalam tubuh.
Beberapa gelaja umum dehidrasi adalah mulut kering, rasa haus ekstrem, jarang urine dan cairan urine gelap, pusing dan lemas.
Kehilangan cairan ini seperti keringat dan urine. Kondisi ini akan menimbulkan dampak yang fatal jika tidak segera diatasi.
Oleh karena itu, diperlukan beberapa cara dalam mencegah dehidrasi adalah:
- Minum air putih yang banyak minimal 2 liter atau sama dengan 8 gelas dalam sehari dan hindari minuman berkafein seperti minuman beralkohol dan minuman manis.
- Mengkonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan air seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
- Mengatur jadwal olahraga dengan rutin agar dapat menggantikan cairan yang hilang.
- Memperhatikan tanda-tanda dehidrasi agar segera mendapatkan pencegahan.
Empat langkah pencegahan diatas dapat kamu lakukan untuk mencegah terjadinya dehidrasi dalam tubuh.
Selain itu, kamu juga dapat segera melakukan pemeriksaan jika kamu dehidrasi menganggu aktivitasmu sehari-hari agar cepat mendapatkan penanganan yang tepat. (Redempta Erinita Yolanda)
Editor : Meitika Candra Lantiva