Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral ! Lautan Sampah Pantai Cibutun Loji Sukabumi, Renggut Tempat Bermain Anak-anak

Meitika Candra Lantiva • Senin, 2 Oktober 2023 | 01:17 WIB
Suasana Pantai Cibutun Loji, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pantai lautan sampah yang sedang viral di TikTok. (Tiktok/@Pandawara)
Suasana Pantai Cibutun Loji, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pantai lautan sampah yang sedang viral di TikTok. (Tiktok/@Pandawara)

RADAR JOGJA - Pernahkah kalian mendengar "lautan sampah"? bukan isapan jempol, kondisi tersebut nyata adanya, di pantai Indonesia.

Baru-bari ini, sebuah unggahan video "lautan sampah" viral di jagat maya TikTok. Dalam video itu menunjukkan kondisi sampah yang menumpuk hingga setebal pinggang orang dewasa.

video yang diunggah akun centang biru Pandawara itu menayangkan suasana pantai yang sangat memprihatinkan, kondisi laut tercemari sampah. Tumpukan sampah yang menebal itu menutup pasir pesisir laut. 

Tak hanya sampah ranting pohon dari laut. Tapi juga sampah-sampah rumah tangga, plastik, dan sampah kain bercampur aduk menjadi satu.

Tumpukan sampah itu menghambat deburan ombak yang berlari ketepian pantai. Pun, sepadan pantai jadi lautan sampah. Benar-benar pemandangan buruk sebuah pantai.

"Kami ingin bisa bermain bola di pantai yang bersih," seru anak-anak di dalam video yang diunggah Sabtu (30/9/2023) itu. Kebahagiaan anak-anak yang tinggal di pesisir pantai terenggut, tak kala mereka kehilangan pantai pesisir yang bersih tempat mereka bermain.

Menurun akun tersebut, Pantai Cibutun Loji bukanlah pantai lautan sampah satu-satunya. Melainkan pantai ini diurutan ke empat pantai terkotor di Indonesia. 

LAUTAN SAMPAH: Kondisi Pantai Cibutun Loji, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Tiktok/@Pandawara)
LAUTAN SAMPAH: Kondisi Pantai Cibutun Loji, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Tiktok/@Pandawara)

Meski tak di jelaskan secara pasti berapa volume sampah yang menumpuk di lokasi. Namun akun tersebut mengklaim, pantai terkotor di Indonesia nomor satu yaitu pantai Labuan di Provinsi Banten.

Kemudian disusul pantai terkotor nomor dua di Bandar Lampung, Provinsi Lampung dan urutan ke tiga, pantai di Cirebon, Jawa Barat.

Baca Juga: Suara Ledakan, Garasi Bus Muria Transport Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Video berdurasi 52 detik itu viral dan mendapatkan 3 juta likes serta lebih dari 20 ribu komentar. Akun tersebut kemudian mengajak seluruh warga Sukabumi dan TikTokers untuk bersama-sama bergerak dalam pembersihan sampah pantai. Agar pantai menjadi bersih dan lebih nyaman dinikmati.

"Kegiatan clean-up akan dilaksanakan 6-7 Oktober 2023 mendatang," sebut akun centang biru itu.

Unggahan video tersebut mendapat beragam komentar warga net. Banyak yang kemudian melaporkan bahwa tumpukan sampah ditemukan di pantai-pantai lainnya. 

"Di Tuban pinggirnya Pantai Boom lihat," tulis salah satu warga net.

"Sungai Ciliwung," adu warga net lainnya,

"Di Lombok, Labuan Haji,"

"Di laut kami juga banyak banget sampahnya di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo desa Gendin," dan lainn-lain.

Sebagian dari mereka juga meminta agar turut dibantu dalam pembersihan lahutan sampah di pesisir pantai.

 

Indonesia Sumbang Sampah Plastik ke Laut Terbanyak Nomor Dua di Dunia

Dilansir dari indonesiabaik.id, Indonesia berada di posisi kedua penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak di dunia.

Berdasarkan riset dari Grup Penelitian Jambeck fakta sampah plastik di laut dalam jurnal berjudul Plastic Waste Inputs From Land Into The Ocean menyebutkan, Indonesia menjadi jumlah penyumbang sampah plastik ke laut terbesar setelah Tiongkok.

Dengan angkanya sebesar 187,2 juta ton sampah pastik yang terbuang ke laut. Sementara Tiongkok menyumbang sebesar 262,9 ton sampah ke laut.

 

Fakta Bahaya Sampah Plastik di Laut

 

Dalam World Economic Forum yang digelar pada 2016 lalu, menunjukkan fakta sampah plastik di laut. Saat itu lebih dari 150 juta ton plastik di perairan bumi.

Jumlah itu bertambah 8 juta ton lagi setiap tahunnya. Bayangkan, ketika plastik yang lalu belum habis terurai, sudah datang lagi sampah baru.

Adapub bahaya serta ancaman lain, sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun sebelum terurai sempurna.

Dalam prosesnya sampah hancur menjadi partikel-partikel kecil, menyebar di seantero perairan dan tanpa sadar dikonsumsi oleh hewan-hewan di lautan.

 

Sampah-sampah itu Terus Membunuh Makhluk Hidup di Lautan

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan Sekretariat Konvensi tentang Keanekaragaman Hayati (United Nations Convention On Biological Diversity) pada 2016, sampah di lautan telah membahayakan lebih dari 800 spesies.

Dari 800 spesies itu, 40 persennya adalah mamalia laut dan 44 persennya, spesies burung laut.

Data itu kemudian diperbarui pada Konferensi Laut PBB di New York pada 2017 lalu. Konferensi menyebut limbah plastik di lautan telah membunuh 1 juta burung laut, 100 ribu mamalia laut, kura-kura laut, dan ikan-ikan dalam jumlah besar, tiap tahun.

Fakta lainnya, partikel-partikel sampah plastik (mikro plastik) tidak hanya memberikan dampak buruk bagi biota laut saja. Dalam jangka panjang, manusia juga akan terkena dampaknya.

Hal itu terjadi karena manusia mengonsumsi ikan dan produk-produk dari laut. Ikan maupun hewan laut lainnya yang sudah menelan mikro plastik akan menyerap racunnya.

Racun ini lalu berpindah ke manusia yang memakannya. Dikonsumsi dalam jangka panjang tentu berbahaya dan dapat berpengaruh pada kesehatan tubuh manusia. (mel)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) #pantai di sukabumi #bahaya sampah #Momok Sampah #kesehatan manusia #Pantai Cibutun Loji Sukabumi #Sampah #Lautan sampah #biota laut #pantai