Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Misterius, Ribuan Bangkai Kelelawar Mati Keluarkan Bau Busuk Gegerkan Warga Rajeg Tangerang

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 31 Agustus 2023 | 00:45 WIB
VIRAL: Ribuan kelelawar mati misterius di sebuah ruangan tertutup di Rajek Rajawali Kabupaten Tangerang . (Tangkapan Layar Akun TikTok Bang Fahmi)
VIRAL: Ribuan kelelawar mati misterius di sebuah ruangan tertutup di Rajek Rajawali Kabupaten Tangerang . (Tangkapan Layar Akun TikTok Bang Fahmi)
 
 
RADAR JOGJA - Viral di media sosial, sebuah postingan video menunjukkan keramaian warga yang dikejutkan dengan bangkai kelelawar di sebuah ruangan tak berpenghuni, Selasa (29/8/2023).
 
Bangkai kelelawar itu menimbulkan bau menyengat dan diperkirakan jumlahnya mencapai ribuan.
 
Baca Juga: Dukung Pekerja Migran Indonesia Menjadi Legal, Ditjen Imigrasi Permudah Persyaratan Paspor dan Berlakukan Nol
 
 
Penemuan bangkai kelelawar ini dibagikan akun Tiktok Bang Fahmi. Diduga berlokasi di Rajeg, Rajawali, Kabupaten Tangerang.
 
"Ditemukan banyak bangkai kelelawar di dalam, perkiraan ribuan," ungkap seorang pria didalam video viral bau bangkai di Rajeg, Tangerang, dikutip Rabu (30/8/2023). 
 
VIRAL: Warga berbondong - bondong mendatangi lokasi sumber bau di sebuah kebun tak terawat. (Tangkapan Layar Akun Tiktok Bang Fahmi)
VIRAL: Warga berbondong - bondong mendatangi lokasi sumber bau di sebuah kebun tak terawat. (Tangkapan Layar Akun Tiktok Bang Fahmi)
 
 
Pada unggahan itu, pria tersebut menunjukkan kondisi bangkai kelelawar yang mulai dipenuhi belatung. Tak tahan berlama-lama di dalam ruangan itu, ia dan sejumlah orang buru-buru keluar. Bau menyengat membuat udara tak sehat. "Keluar-keluar, udaranya (di dalam, Red) nggak sehat, nggak sehat, nggak sehat," ujar pria itu berulang.
 
Baca Juga: Amankan Pilkades, Polres Purworejo Siagakan 389 Personel
 
 
Bau menyengat ini sebelumnya menggegerkan warga sekitar. Warga mengira bau itu bersumber dari mayat manusia. Hingga warga berbondong-bondong mendatangi lokasi yang dicurigai sebagai sumber bau.  Sebagaimana di unggah oleh akun yang sama sehari sebelumnya. 
 
VIRAL: Warga berusaha membuka ruangan sumber bau di lantai dua bangunan kosong, depan SD Rajek 1, Tangerang. (Tangkapan Layar Akun Tiktok Manusia Bodoh)
VIRAL: Warga berusaha membuka ruangan sumber bau di lantai dua bangunan kosong, depan SD Rajek 1, Tangerang. (Tangkapan Layar Akun Tiktok Manusia Bodoh)
 
 
Sumber bau itu diduga mengarah pada bangunan tertutup yang memiliki kebun luas. Kebun tersebut tampaknya tak terawat. 
 
Proses pencarian sumber baru mengarah pada bangunan tak berpenghuni di depan SD Rajek 1. Yang mana sumber bau berada di lantai dua bangunan tersebut.
 
Baca Juga: Karnaval Purworejo Sisakan 1,3 Ton Sampah
 
Pada video yang di unggah akun Tiktok manusia bodoh menunjukkan sejumlah orang membongkar paksa ruangan yang tertutup di lantai dua itu. Karena pintu digembok dengan besi, maka dibuka paksa dengan alat pemotong besi, pada Selasa (29/8/2023) malam. Namun tak sampai terbuka warga tak tahan dengan bau tersebut. Sejumlah orang hampir muntah saat hendak membuka paksa pintu itu.
 
"Pencarian ditunda besok, dikarenalan baunya sangat menyengat. Butuh oksigen dan masker," tulis akun itu.
 
VIRAL: Mengenakan APD, dinas instansi terkait, tim gabungan dan relawan hendak melakukan pembersihan ribuan bangkai kelelawar di Rajek Rajawali, Kabupaten Tangerang. (Akun Tiktok Bang Fahmi)
VIRAL: Mengenakan APD, dinas instansi terkait, tim gabungan dan relawan hendak melakukan pembersihan ribuan bangkai kelelawar di Rajek Rajawali, Kabupaten Tangerang. (Akun Tiktok Bang Fahmi)
 
 
 
Hari ini, akun Tiktok Bang Fahmi kembali mengunggah proses evakuasi menggunakan alat pelindung diri (APD), berupa masker, sarung tangan dan baju hazmat. 
 
Tak hanya warga, Satpol PP, polisi dan instansi setempat berduyun-duyun mendatangi lokasi. Mereka melakukan pengecekan mencari sumber bau. Hingga kini, masih dalam proses pembersihan.
 
Baca Juga: Mengejutkan, Korban Kekerasan Potong Alat Kelamin oleh Istri di Solo Minta Pelaku Dibebaskan Jeratan Hukum
 
 
"Semua yang ikut (pembersihan, Red) harus pakai APD (alat pelindung diri) yang lengkap," tulis akun itu. 
 
Tidak diketahui pasti penyebab kelelawar-kelelawar itu mati, misterius. Namun sejumlah warga menyebut bau busuk itu sudah tercium seminggu yang lalu. Dikiranya bangkai manusia, tak disangka-sangka justru bangkai kelelawar. 
 
Video terkait bangkai kelelawar di Rajeg itu viral dan mengundang beragam komentar warga net. Ada yang menduga cuaca ekstrem menjadi penyebab kelelawar-kelelawar itu mati. Ada pula yang mengkawatirkan matinya kelelawar akibat virus.  
 
"Awas virus kelelawar," 
"Awas hati-hati, takutnya kayak korona,"
"Pakai APD lengkap," tulis warga net. (mel)
 
Baca Juga: Bocah 2,5 Tahun Asal Wonosobo Ketemu di Tebing Hutan Sendirian Setelah Hilang Semalam
 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#kelelawar #pembersihan #tangerang #Viral #bangkai #video viral #tim gabungan #mati misterius #kabupaten tangerang #bau menyengat