Berdasarkan catatan Dinas Pertanian Jombang per 22 Agustus 2023 yang dilansir dari Jawapos Radar Jombang, jumlah lahan yang alami gagal panen di wilayah tersebut sebesar 8,42 Ha. Sementara luasan lahan tanam di Jombang ada 19.000 hektare.
"Gagal panen disebabkan dua hal. Kekeringan sebanyak 5,5 hektare dan gagal panen akibat serangan wereng batang coklat (WBC) seluas 2,92 Ha," sebut Kepala Dinas Pertanian Jombang M Rony, Selasa (22/8/2023).
Kemarau panjang, menyebabkan debit air di saluran irigasi persawahan menurun.Ada dua kecamatan yang paling terdampak. Yaitu Megaluh dan Plandaan.
Sawah yang terdampak kekeringan ada di dua lokasi. Yaitu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh dengan luasan 4 Ha. Juga di Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan seluas 1,5 Ha. ”Jadi totalnya ada 5,5 Ha lahan kekeringan," terang Rony.
Untuk sawah puso karena WBC tersebar di tiga desa di kecamatan Megaluh. Meliputi, Desa Sumbersari 1 Ha, Desa Turipinggir 0,42 Ha dan Desa Megaluh sebanyak 1,5 Ha.
Atas gagal panen itu, program stimulan bantuan benih padi bakal digulirkan sebanyak 25 kilogram per Ha. Nantinya, bantuan itu diserahkan saat musim rendeng (penghujan). "Kira-kira November nanti," imbuhnya.
Akibat gagal panen, lahan sawah di Dusun Plabuhan, Kecamatan Plandaan dibiarkan mengering. Tanahnya tampak tandus. Padi yang hampir panen pun gabuk dan mengering. (mel)