Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terkuak, Suara Dentuman di Sumenep Proses Water-Hammer

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:40 WIB
Tangkapan layar warga Dusun Tengah, Desa Moncek, Lenteng, Sumenep dihebohkan suara dentuman misterius dari dalam tanah, Sabtu (12/8/2023). (Jawa Pos Group)
Tangkapan layar warga Dusun Tengah, Desa Moncek, Lenteng, Sumenep dihebohkan suara dentuman misterius dari dalam tanah, Sabtu (12/8/2023). (Jawa Pos Group)

 

RADAR JOGJA-Suara dentuman misterius di Dusun Tengah, Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akhirnya terkuak. Suara itu merupakan hasil proses water-hammer. Yakni, air yang mendesak udara di rongga-rongga tanah yang kemudian menghasilkan suara.

Badan Geologi menyebutkan, ada peningkatan tekanan air secara mendadak dari dalam saluran dan menekan udara yang terjebak. Hal ini dimungkinkan menjadi penyebab air water loss. "Karena tadi ada rongga, kemudian ada rekahan pada saat dulu warga ngebor air sampai kedalaman 70 meter, lalu pada kedalaman 30 meter," Kata Ketua Tim Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PAT GTL) Badan Geologi dilansir dari CNN Indonesia.com, selasa (22/8/2023).

Suara dentuman misterius disertai getaran itu sempat menghebohkan warga di Dusun Tengah, pada Sabtu (12/8/2023). Suara ini terdengar cukup keras antara pukul 09.00 hingga pukul 11.00. Semula warga mengira suara orang sedang merenovasi rumah, setelah ditelusuri sumber suara dari dalam tanah.

 

 

 

 


"Gempa swarm ini sering terjadi dalam periode yang singkat, namun bisa berlangsung hingga beberapa jam bahkan hari," jelas Tatang.

Karena kondisi batuan di desa setempat, memiliki diskontinuitas berupa bidang perlapisan dan retakan yang tersebar secara acak. Sehingga retakan-retakan yang tidak terisi oleh air ketika air mengalami peningkatan tekanan akibat getaran pemicu dari gempa bumi, maka terciptalah proses water-hammer yang menimbulkan suara menyerupai ketukan.

 

 



Fenomena ini menunjukkan adanya indikasi sesar aktif, meski kemungkinan tidak berada di wilayah Moncek timur.

Oleh karena itu studi dan monitoring kegempaan terhadap potensi sesar aktif perlu dilakukan pendalaman. hal ini untuk mengantisipasi potensi dampak buruk kedepan.

Sebelumnya, Tim Ahli Geologi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang turut dalam penelitian fenomena alam misterius itu. Hasil penelitian dugaan awal fenomena tersebut disebabkan karst yang rontong di wilayah tersebut.
 
"Dugaan awal itu kan batuannya karst, pada musim kemarau mengalami kekeringan sehingga massa jenis batuannya berkurang dan mudah rontok," ungkap Plt Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITN Malang Ratri Andinisari dilansir dari Jawa Pos Group, Kamis (17/8/2023).

 



Rontokan-rontokan kecil itu kemudian menghasilkan suara menyerupai dentuman yang disertai getaran.

Survey geolistrik telah dilakukan untuk mengukur resistivitas atau ketahanan jenis dibalik permukaan tanah. Tujuannya untuk mengetahui tingkat hambatan listrik terhadap arus listrik guna mendeteksi struktur di bawah permukaan tanah.

"Tapi kami belum  bisa menjawab sumber bunyi ketukan itu secara pasti. Masih akan melakukan analisis lebih lanjut bersama BMKG," ujar Ratri. (mel)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Terkuak #dentuman #misterius #sumenep