RADAR JOGJA - Gunung Gede Pangrango sangat populer di kalangan pendaki di Indonesia. Biasanya, banyak pendaki yang baik ke gunung itu menjelang dan saat peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tapi, jelang HUT Ke-78 Kemerdekaan RI kali ini, kawasan Gunung Gede Pangrango ditutup untuk sementara waktu. Kegiatan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ditutup sementara untuk umum selama enam hari, 13-18 Agustus 2023.
Pengumuman itu tertuang dalam edaran yang dikeluarkan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jumat (4/8) lalu. Edaran juga diunggah melalui akun Instagram resmi Balai Besar TNGGP.
Baca Juga: Tanam 330 Bibit Pohon Hijaukan Gunung Tidar
Berdasarkan edaran, Kepala Balai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo menjelaskan, penutupan itu disebabkan kondisi cuaca buruk di kawasan tersebut.
Selama beberapa hari terakhir, es menyelimuti puncak Gunung Gede Pangrango. Fenomena itu akibat penurunan suhu udara secara drastis saat musim kemarau sehingga membekukan embun dan air.
TNGGP melaporkan suhu udara di puncak Gunung Gede Pangrango mengalami penurunan hingga ke titik beku. Suhu udara yang turun drastis tersebut dapat membuat pendaki rentan mengalami hipotermia.
Gunung Gede Pangrango merupakan sebuah gunung api bertipe stratovolcano di Jawa Barat.
Baca Juga: Pembangunan Taman Parkir Rp 5,6 Miliar di Gunung Api Purba
Keindahan alam yang memukau berupa hamparan bunga edelweis, telaga, hingga air terjun menjadi daya tarik kuat bagi para wisatawan.
Selain itu, jalur pendakian yang terbilang cukup landai membuat banyak pendaki pemula gemar menyambangi gunung tersebut.
Meski begitu, banyak warganet yang menduga penutupan tersebut juga untuk mengantisipasi banyaknya pendaki pada momen puncak perayaan HUT Kemerdekaan RI. Fenomena itu memang telah berlangsung setiap tahunnya.(mam)