Toko yang baru diresmikan pada 8 Februari 2023 di bilangan Gejayan, Sleman ini melakukan inovasi yang cukup bisa menarik perhatian pelanggan. Dengan membebaskan pengunjung untuk memilih aroma yang mereka mau. Saat ini memiliki setidaknya 300 aroma parfum mulai dari buah-buahan, bunga, dan rempah-rempah. “Bahkan hingga aroma air laut, dan itu semuanya merupakan olahan dari Lab Art sendiri,"jelas Penanggung Jawab Operasional Lab Art, Aji Pratama, Kamis, (11/5).
Diakui Aji, Lab Art berusaha menghadirkan pengalaman baru dalam proses peracikan parfum pada pengunjung. Lab Art sengaja memberikan hal berbeda mulai dari pemahaman jenis-jenis aroma parfum hingga proses pencampuran dan peracikannya. Lab Art sendiri mematok harga mulai dari Rp 135 ribu hingga Rp 360 ribu. Harga tersebut diklasifikasikan berdasarkan isi varian parfum yang tersedia yakni mulai dari 30 ml hingga 100 ml.
Dalam pelaksanaannya, Aji pernah melakukan racikan sampel parfum hingga puluhan kali sampai bisa memuaskan pelanggan. Dia mengaku, sangat terbuka kepada pelanggan, terkait produk, untuk berdiskusi secara mendalam. “Bahkan saya pernah meracik sampai 20 lebih sampel parfum sampai akhirnya pelanggan puas," tandasnya.
Aji membeberkan, secara demografi pembeli Lab Art didominasi oleh kalangan pekerja dan keluarga. Sejauh ini tim mencatat dominasi pelanggan datang dari pekerja atau keluarga. Kebanyakan memilih parfum yang aromanya casual. “Mungkin untuk kebutuhan dengan kolega atau untuk pekerjaan, karena sebenarnya setiap aroma juga parfum juga bisa dideskripsikan menyesuaikan fungsi," paparnya.
Dyah Ambarwati, salah seorang pengunjung mengaku antusias dengan inovasi yang dilakukan Lab Art. Menurut dia, hal ini sesuatu yang baru dan menarik sekali. “Karena saya juga baru tahu ini ada toko yang bisa custom parfum sendiri, selain itu pelayanan mereka juga ramah dan cekatan," lontarnya. (cr1/pra) Editor : Editor Content