Gelombang pertama, tercatat diikuti oleh 14.365 orang. Sedangkan gelombang dua, diikuti 1.626 orang. Untuk mengantisipasi adanya masalah teknis, jumlah komputer cadangan yang dilebihkan. Sedangkan untuk menghindari kecurangan dari peserta, UNY juga telah melakukan sinkronisasi data. Keamanan yang bekerja sama denga kepolisian, dan penggunaan metal detector.
"Pengawas, dan semua petugas baik itu admin server, teknisi listrik, petugas keamanan, petugas medis, maupun petugas administrasi dilakukan coaching untuk sinkronisasi tugas,” kata ketua anitia Pusat UTBK-SNBT UNY 2023 Siswantoyo di Ruang Admisi PMB UNY kemarin (9/5).
Untuk menunjang pelaksanaan UTBK, UNY juga sudah menyiapkan beberapa tenaga medis. “Health Sport Center memiliki lebih dari tujuh dokter dan KSR-PMI, serta menyiapkan terapis yang siap memberikan penanganan pertama,” bebernya.
Ketua PMB UNY Setya Raharja menyebut, prioritas keamanan dan kenyamanan pelaksanaaan UTBK selalu ditingkatkan dari tahun ke tahun. “Demikian juga tahun ini, tetap yang menjadi prioritas adalah keamanan dan kenyamanan dengan metal detector dan upgrade komputer yang lebih bagus,” sebutnya. (cr2/eno) Editor : Editor Content