“Pada kesempatan yang sangat membanggakan ini, pada tahun ini juga badan intelijen negara juga mulai memberikan perhatian khusus kepada personel BIN, taruna-taruni badan intelijen negara yang memiliki talenta-talenta di bidang olahraga,” ucap Budi Gunawan.
BIN memiliki delapan cabang olahraga profesional. Sejumlah atlet dan pelatih nasional bergabung di dalamnya dan bergabung dengan para talenta berbakat taruna-taruni (mahasiswa) STIN. Kedelapan klub itu adalah BIN Running Club, BIN Volleyball Club, BIN Weightlifting Club, Waskita Swimming Club, BIN Tennis Club, Velox et Exactus Shooting Club, dan Satlasus Tarung Derajat STIN, dan Esport.
Meski belum berjalan lama, klub-klub olahraga di lingkungan BIN sudah banyak menunjukkan prestasi yang membanggakan. Atlet BIN Running Club, Odekta Elvina Naibaho misalnya, dua pekan lalu kembali menjuarai kategori half marathon (21KM) di ajang Jakarta Marathon 2022 (16/10). Odekta yang merupakan personil D2 BIN ini sudah langganan juara berbagai event nasional bahkan internasional. Pada SEA Games Vietnam 2022 lalu, Odekta mempersembahkan medali emas. Selain Odekta, juga ada sprinter kebanggaan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. Zohri atlet Indonesia pertama yang menjadi juara dunia, dan tercatat sebagai pemegang rekor nasional 100m dengan catatan 10,03 detik.
Di BIN Volleyball Club, sejumlah atlet nasional bersama taruna-taruni STIN juga telah berkesempatan mengukir prestasi di sejumlah kejuaraan nasional dan internasional. Di sini ada nama Nur Fikri Harsyah Muhamad, Ratri Wulandari, serta Alya Annastasya. Berusia belum genap setahun, Tim Voli BIN Putri binaan PORBIN telah mampu menyabet emas Livoli Divisi I 2022 di Bali, awal Oktober lalu, untuk itu mereka berhak naik ke divisi utama yang merupakan kasta tertinggi Livoli. Di akhir, Budi Gunawan berpesan kepada seluruh taruna, mahasiswa dan atlet untuk terus berjuang dan mengerahkan kemampuan terbaik yang tujuannya mengabdi untuk bangsa dan negara. “Ini saatnya kalian memberikan bukti nyata dan pengabdian untuk bangsa dan negara,” papar Budi Gunawan.
Selain launching, sebanyak 189 orang terdiri dari wisuda taruna S1 sebanyak 145 orang, serta taruna S2 44 orang terdiri dari 24 mahasiswa magister kajian intelijen dan 20 magister intelien medic telah di wisuda. Hingga 2022 ini, total 1.110 taruna S1 dan 161 mahasiswa S2 telah lulus dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). (vis/pra) Editor : Editor Content