Ada 12 kebutuhan bahan pangan pokok tersedia di pasar tani. Semuanya dijual dengan harga terjangkau. Itu sebagai bentuk garansi Kementan bahwa bahan pangan pokok di Kota Bekasi aman. Warga pun diimbau tak perlu panik dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, kebutuhan pangan pokok rakyat tak boleh terganggu oleh apa pun. Itu sebabnya, dia meminta kepada seluruh jajarannya turun ke lapangan. Untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok untuk kebutuhan masyarakat. "Pangan itu kebutuhan mendasar masyarakat yang menjadi salah satu tujuan pembanguan nasional kita. Tentu saja ketersediaannya harus dijamin," katanya.
Menindaklanjuti imbauan Mentan SYL, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi menyatakan, setiap pekan seluruh jajarannya blusukan pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan 12 bahan pangan pokok. "Jadi, setiap Sabtu dan Minggu kami monitoring ketersediaan bahan pangan. Utamanya 12 bahan pangan pokok. Hasilnya, ketersediaan 12 bahan pangan pokok aman," ujar Dedi usai membuka pasar tani Ramadan.
Dedi mengakui bahwa pasokan minyak goreng sempat tersendat beberapa waktu lalu. Terutama minyak goreng curah. "Tapi sekarang sudah berlimpah. Khususnya minyak goreng kemasan. Memang ada kenaikan (harga, Red), tapi Bapak Presiden sudah mengeluarkan perpres untuk tidak diekspor. Jadi ketersediaannya saat ini berlimpah," katanya.
Oleh karenanya, Dedi meminta masyarakat tak perlu khawatir mengenai ketersediaan 12 bahan pangan pokok di pasaran. "Saya imbau masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu ada panic buying, tak perlu antre, karena ketersediaan bahan pangan pokok kita banyak. Sekali lagi kami memastikan bahwa pangan di Kota Bekasi aman," kata Dedi.
Dedi berharap, masyarakat bisa menyambut Idul Fitri dengan tenang dan nyaman. Karena bahan pangan pokok dijamin aman.
Adapun saat pembukaan pasat tani Ramadan hadir sejumlah pejabat pemerintah. Di antaranya, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang diwakili Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan YoMa) Bambang Sudarmanto, Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Yusral Tahir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi Herbert S Panjaitan, Camat Bekasi Selatan Ashari, dan sejumlah tamu undangan lainnya.(yog) Editor : Editor Content