RADAR JOGJA - Dalam rangka peningkatan dan penguatan kompetensi khususnya mata pelajaran matematika, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Matematika Indonesia menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Matematika Indonesia bagi Kepala Sekolah, Kepala Madrasah dan guru di Kabupaten Wonosobo, bertempat di Hotel Dafam Wonosobo pada Jumat (18/6).
Bekerjasaama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Wonosobo serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo. Kegiatan Seminar Nasional Matematika Indonesia dibuka secara langsung oleh Bupati WonosoboH. Afif Nurhidayat, S.Ag, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Wonosobo serta tamu undangan lainnya.
Narasumber Utama kegiatan tersebut adalah Setiawan, S,M., M.Si. (Master Setiawan). Selama acara berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Master Setiawan mengatakan, matematika selama ini telah menjadi mata pelajaran yang menakutkan dan ditakuti siswa. Banyak siswa kesulitan ketika mengerjakan soal-soal matematika serta nilai ujian di sekolah yang kurang memuaskan. "Dengan adanya kegiatan ini diharapkan ada peningkatan dan penguatan kompetensi mata pelajaran matematika bagi kepala sekolah, kepala madrasah dan guru di Kabupaten Wonosobo," tuturnya.
Ia menambahkan Seminar Nasional Matematika Indonesia akan dapat memberikan metode pembelajaran matematika dengan cara baru, cepat, mudah, asyik, menyenangkan serta memberikan wawasan baru mengenai metode belajar matematika.
Peserta tampak antusias mengikut kegiatan Seminar Nasional Matematika Indonesia karena Master Setiawan memberikan materi yang menarik, serta diselingi lagu-lagu matematika maupun doorprize.
Dalam sambutannya Bupati Wonosobo bersyukur sekali di Kabupaten Wonosobo mendapatkan kesempatan untuk bisa melaksanakan kegiatan Seminar Nasional Matematika Indonesia dan berharap kegiatan ini dapat menambah kompetensi guru sehingga diharapkan lebih jauh lagi mutu pendidikan akan meningkat. Kompetensi dan kualitas guru harus ditingkatkan agar tercipta kader-kader potensial ke depan yang lebih baik. "Kita dihadapkan pada satu generasi yang hari ini penuh dengan tantangan. Kita menghadapi satu generasi yang memang kita dihadapkan situasi era digitalisasi yang semua penuh dengan arus global. Sehingga guru harus dibekali dengan kompetensi yang lebih, guru harus beradaptasi dengan teknologi," pesan H. Afif Nurhidayat, S.Ag.
Bupati berharap selesai kegiatan seminar ilmunya bisa diimplementasikan dalam tataran kehidupan kita di Sekolahnya masing-masing yang pada ujungnya bisa memberikan nilai manfaat untuk siswa. Ia menambahkan, ”Selama ini matematika sebagai “momok” bagi anak didik kita, tapi hari ini kita penuh semangat belajar matematika dengan senyum dan smart. Kalau sudah gurunya smart bisa mengajarkan matematika dengan senyum, dengan riang gembira, dengan happy nanti anak-anaknya juga sama menerima pelajaran juga riang gembira, dengan happy tanpa terasa pelajarannya masuk.”
Zevi Candida Revoluta, S.Hum.guru MAN 1 Wonosobo sebagai peserta Seminar Nasional Matematika Indonesia mengatakan, seminar ini diisi oleh pemateri yang kompeten yaitu Master Setiawan, acara hari ini menyenangkan dan ilmu yang diberikan pun sangat bermanfaat bagi kami para guru karena Master Setiawan mengajarkan teknik-teknik berhitung yang terbilang baru bagi kami dan itu penting sekali untuk kemampuan numerical yang bisa kami ajarkan kepada siswa-siswi di sekolah untuk kepentingan belajar maupun olimpiade sains. (naf/sky)
Editor : Editor Content