AMANAT: Pelantikan Pengurus Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Magelang Periode Muktamar ke – 47 di Balai Muslimin, Paremono, Mungkid kemarin (24/4).
MUNGKID - Pemkab Magelang menyatakan akan senantiasa membangun hubungan yang harmonis dan konstruktif dengan semua komponen yang ada di masyarakat. Hubungan harmonis itu termasuk dengan Muhammadiyah.
Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, pengabdian dan perjuangan yang selama ini dilakukan Persyarikatan Muhammadiyah perlu terus dipelihara. Kepemimpinan kolektif, keikhlasan, sikap istiqomah dan juga mengedapankan kepentingan umat dan masyarakat secara luas menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemanfaatan dan kemaslahatan.
"Kami mengucapkan selamat kepada Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang baru. Semoga mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," katanya saat pelantikan Pengurus Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Magelang Periode Muktamar ke – 47 di Balai Muslimin, Paremono, Mungkid kemarin (24/4).
Menurut Zaenal dengan segala potensi dan kekuatan yang dimiliki Muhammadiyah sebagai organisasi modern diyakini mampu memberikan peran dalam upaya penyelesaian persoalan yang muncul di masyarakat. Penyelesaian berbagai persoalan seperti pengentasan kemiskinan, narkoba, munculnya paham dan gerakan radikalisme, korupsi serta lingkungan hidup memerlukan kerjasama semua pihak. "Termasuk dalam hal ini peran Muhammadiyah," jelasnya.
Pimpinan Muhammadiyah yang dilantik terdiri dari Ketua Jumari beserta pimpinan yang lain. Yakni Muhammad Nasirudin, Abdul Malik, Sulaiman Affandi, Suradi, Adjhadri Puruhito, Bambang Surendro, Agus Pranata, Musowir, Eko Prasetyo, dan Khairuddin Jauhary.
Sedangkan pengurus Pimpinan Aisyiyah yang dilantik terdiri dari Ketua Nidaul Hasana beserta pimpinan yang lain. Yakni Muntowiyah, Hadiyati Arifah, Genduk Ermawati, Sri Rejeki, Jauharoh Hasanah, Siti Aminah, Azizah Herawati, dan Nanik Ismiyati.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah Rosihan mengatakan, semua kepemimpinan, baik yang ada di pemerintahan maupun di masyarakat merupakan sebuah kesucian. Karena itu perlu dijaga dengan niat yang baik dan komitmen menjalankan amanah.
"Semoga pimpinan yang baru mampu membangun sinergi dengan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan lainnya," harapnya. (ady/din) Editor : Administrator