Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buka Akses Jalan sebagai Tanda New Normal

Editor Content • Kamis, 11 Juni 2020 | 16:00 WIB
LONGGAR: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (baju biru) dan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina (baju cokelat) saat membuka barikade jalan kemarin (10/6). (AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA)
LONGGAR: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (baju biru) dan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina (baju cokelat) saat membuka barikade jalan kemarin (10/6). (AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Barikade atau pembatas jalan menuju jalan protokol di Kota Magelang kembali dibuka kemarin (10/6). Ada dua askes jalan yang dibuka. Yakni, persimpangan Kebonpolo dan persimpangan Hotel Trio.

Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. Setelah dibuka, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Magelang menyemprot sebagian jalan menggunakan cairan disinfektan.

Barikade dilakukan sejak 30 Maret lalu untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19). Tujunnya untuk membatasi kendaraan dari luar masuk ke Kota Magelang.

Pembukaan barikade tersebut diharapkan mampu membuat perekonomian kembali pulih. "Pimpinan harus memutuskan portal dibuka sehingga ketegangan di masyarakat dapat sedikit kendor. Ekonomi kembali menggeliat. Kita akan amati perkembangan di lapangan nanti,” jelas Wali Kota.

Tampak hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setiawan, Dandim 0705/Magelang Letkol Czi Antro Indriyanto, dan Sekda Kota Magelang Joko Budiyono. Hadir pula sejumlah pejabat Pemkot Magelang.

Pembukaan barikade ini menjadi tanda Kota Magelang bersiap menerapkan kehidupan baru setelah sempat tersendat akibat pandemi Covid-19. Utamanya terkait kehidupan sosial dan ekonomi.

Pandemi menyebabkan banyak sektor terpuruk. Tidak sedikit warga yang kesulitan bekerja, bahkan kehilangan pekerjaan.

Sigit meminta portal di kampung-kampung juga dibuka. Namun, dia menegaskan, masyarakat wajib menaati protokol kesehatan sebab saat ini masih rentan penyebaran Covid-19. Meski, Kota Magelang termasuk daerah di Jawa Tengah yang memiliki kasus Covid-19 rendah.

”Penting adalah kita harus tetap patuh pada protokol kesehatan. Era new normal intinya pada penerapan protokol kesehatan yang disiplin. Tetap pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan tidak berkerumun,” tegasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Magelang Singgih Indri Pranggana mengatakan, barikade ini dibuka sebagai bagian dari kelonggaran bagi masyarakat untuk berkegiatan di sektor ekonomi. Sebab, ekonomi sempat lesu akibat wabah Covid-19.

"Ini kelonggaran bagi masyarakat agar ekonomi masyarakat tumbuh lagi. Tapi, kami terus mengimbau agar protokol kesehatan harus ditaati masyarakat," tegasnya. (asa/amd) Editor : Editor Content
#akibat pandemi Covid-19 #Kota Magelang bersiap menerapkan kehidupan baru #Kota Magelang