JOGJA - Astra Motor Yogyakarta menghadirkan pendekatan berbeda dalam membangun kedekatan dengan awak media, konten kreator blogger, dan vlogger melalui kegiatan bertajuk The Creator Quest.
Tidak sekadar menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan ini menggabungkan pengalaman berkendara menggunakan produk Honda, edukasi keselamatan berkendara, pengenalan layanan purnajual, hingga aktivitas kreatif.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar para peserta dapat mengenal Honda secara lebih dekat melalui pengalaman langsung. Peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai produk, tetapi juga mendapat edukasi yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan berkendara dalam aktivitas sehari-hari.
Corporate Communication Analyst Astra Motor Yogyakarta Bianca Tesalonica mengatakan, The Creator Quest merupakan inovasi dari agenda media gathering yang selama ini identik dengan konferensi pers atau pertemuan formal.
"Ini inovasi dari kami agar tidak cuma sekadar ngopi atau makan, tapi ada aktivitas yang seru. Teman-teman media maupun blogger dan vlogger bisa eksplor berbagai hal. Tujuannya untuk bersenang-senang, tapi tetap kami selipkan product knowledge dan info soal layanan lainnya," ujarnya, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti workshop keselamatan berkendara atau safety riding. Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar touring,
penggunaan kode isyarat tangan saat berkendara, hingga pentingnya membangun komunikasi antarpengendara tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Pemahaman tersebut menjadi bekal penting, terutama ketika berkendara bersama dalam sebuah rombongan. Penggunaan isyarat yang tepat membantu peserta menyampaikan informasi kepada pengendara lain, seperti ketika hendak berbelok atau menghadapi kondisi tertentu di jalan.
Selain edukasi keselamatan, Astra Motor Yogyakarta turut memperkenalkan Honda Care sebagai salah satu layanan purnajual untuk membantu konsumen ketika mengalami kendala pada sepeda motor.
Bianca menjelaskan, Honda Care dapat membantu penanganan servis ringan dan layanan servis kunjung. Apabila ditemukan kendala yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, konsumen akan diarahkan ke bengkel resmi AHASS dengan bantuan petugas Honda Care.
"Kalau setelah dianalisis ternyata kendalanya cukup berat, teman-teman Honda Care bisa membantu mengarahkan konsumen ke AHASS. Jadi, penanganannya tetap bisa dibantu sesuai kebutuhan," jelasnya.
Layanan Honda Care ini menjadi bagian dari upaya Astra Motor Yogyakarta untuk memperkenalkan dukungan bagi konsumen tidak hanya ketika membeli sepeda motor, tetapi juga ketika membutuhkan perawatan dan bantuan teknis.
"Jadi secara garis besar Honda Care ini sebagai penanganan pertama ketika para konsumen berada di situasi urgent," paparnya.
Baca Juga: Pemkab Bantul Perpanjang Status Siaga Kekeringan hingga Akhir Tahun, Droping Air Dilanjutkan
Lebih lanjut, pengalaman langsung juga menjadi bagian penting dari The Creator Quest. Peserta mendapatkan kesempatan mencoba sejumlah sepeda motor Honda, seperti Vario, PCX, dan ADV. Melalui pengalaman berkendara tersebut, peserta dapat mengenal karakter serta fitur produk secara lebih dekat.
"Agenda itu jadi kesempatan memperluas pengetahuan peserta soal lini produk Honda lewat pengalaman langsung, bukan hanya penjelasan semata," ulasnya.
Selain aktivitas yang berkaitan dengan sepeda motor, peserta juga diajak mengikuti workshop membuat reed diffuser. Aktivitas kreatif ini memberikan suasana berbeda sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk berinteraksi dan mengeksplorasi pengalaman di luar rutinitas pekerjaan.
Baca Juga: Bekas Taylor Street Terban Kini Berhias Mural: Dulu Penuh Lapak Liar, Sekarang Lebih Estetik
Salah satu peserta The Creator Quest Filda Noviana, mengaku menikmati rangkaian kegiatan tersebut. Sebagai peserta yang baru pertama kali mengikuti acara Astra Motor, ia awalnya mengira kegiatan akan berlangsung seperti workshop formal.
"Kirain akan seperti workshop formal, ternyata isinya seru-seruan. Awalnya saya agak takut ikut karena ini pengalaman pertama, tetapi ternyata seru sekali,” kata Filda.
Menurutnya, materi keselamatan berkendara menjadi salah satu pengalaman berharga yang didapatkan selama kegiatan. Sebelumnya, ia mengaku lebih terbiasa menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari tanpa terlalu memperhatikan detail teknik berkendara yang aman.
"Tadi dijelaskan banyak hal tentang bagaimana berkendara di jalan, termasuk ketika mau berbelok dan bagaimana menjaga keselamatan. Menurut saya, itu menjadi ilmu baru," ungkapnya.
Filda juga menilai konsep kegiatan yang menggabungkan hiburan dan edukasi membuat acara terasa lebih menarik bagi generasi muda.
"Harapannya bukan hanya acara kali ini, tetapi bisa terus berjalan karena seru banget. Kalau untuk Gen Z seperti saya, kegiatan seperti ini menarik dan tidak membosankan,” ujarnya.
Di sisi lain, Astra Motor Yogyakarta berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin setiap tiga bulan atau per kuartal. Variasi aktivitas akan terus dikembangkan agar peserta memperoleh pengalaman yang berbeda pada setiap penyelenggaraan.
Menurut Bianca, kegiatan tersebut tidak harus selalu mengikuti peluncuran produk baru. Pengenalan produk tetap dapat menjadi bagian dari agenda apabila momennya sesuai, tetapi kegiatan juga akan mencakup berbagai pengalaman lain yang relevan bagi peserta.
Baca Juga: Puskesmas di Kabupaten Magelang Wajib Miliki Pos Jiwa 2027 untuk Perkuat Pemantauan Kesehatan ODGJ
"Melalui The Creator Quest, Astra Motor Yogyakarta berharap hubungan dengan media dan kreator konten makin erat, sekaligus memperluas pemahaman masyarakat soal produk, layanan purnajual, dan keselamatan berkendara," harap Bianca. (iza)
Editor : Winda Atika Ira Puspita