Mudik lebaran sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sebagian besar pemudik menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi menuju kampung halaman. Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal turut berbagi tips aman mudik menggunakan sepeda motor:
- Jangan lupa pengecekan sepeda motor
Selain dicek mandiri, sebaiknya motor dibawa ke bengkel untuk safety check. Hal ini dikarenakan butuh tenaga mekanik untuk melihat bagian dalam. Tiga hal utama yang wajib dicek Adalah ban, rem depan belakang dan lampu lampu motor. - Jangan membawa barang bawaan berlebih
Pastikan barang bawaan tidak melebihi badan motor (jalu stang kemudi) dan ketinggian motor (helm yang kita gunakan). Apabila membawa barang yang banyak sebaiknya gunakanlah box tambahan. - Jangan berboncengan di luar kapasitas sepeda motor
Sepeda motor di desain hanya untuk dua orang, yaitu pengendara dan pembonceng. - Jangan memaksakan kondisi badan
Sebelum mudik sebaiknya jaga kondisi badan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan tambahan suplemen. Istirahat yang cukup juga sangat penting. - Waktu mudik
Pilihlah waktu untuk mudik di sore hari karena beberapa orang masih kondisi berpuasa. Selain cuaca tidak terlalu panas dan masih banyak pengendara yang ada di jalan raya. - Rute mudik
Pemilihan rute mudik juga sangat penting karena berhubungan dengan
efektivitas waktu dan keselamatan.
Menurut Iqbal, mudik untuk bertemu keluarga dan saudara tercinta adalah hal yang sangat dinantikan. “Jangan sampai tidak dapat bertemu keluarga tercinta karena kecelakaan saat perjalanan mudik. Tetap #Cari_aman saat berkendara” imbaunya. (*)