BANTUL - Peristiwa memilukan menimpa sepasang suami istri (pasutri) di Bantul, kemarin (2/1). SW dan AR tersengat listrik di rumahnya saat menjemur pakaian, di mana jemuran itu terbuat dari kawat.
Peristiwa sekitar pukul 06.00 ini terjadi di Padukuhan Banyakan RT 2, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan. Sang suami diduga ikut tersengat dan meninggal karena diduga ingin menolong istrinya.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, kronologi berawal dari korban SW, 44, menjemur pakaian yang dibentangkan di kawat rumah bagian belakang. Ia tidak menyadari kalau kawat jemuran itu teraliri listrik.
SM, tetangga korban yang mendengar teriakan, kemudian meminta tolong keluarga korban dan mendatangi sumber suara. "Pada saat masuk ke rumah, mendapati korban SW dan AR tergeletak di lantai," katanya.
Kedua korban terlihat sedang memegang kawat jemuran, yang diduga telah tersengat listrik. Saksi lainnya, S yang pada saat kejadian melewati depan rumah korban, mendengar teriakan meminta tolong agar segera mematikan meteran aliran listrik.
Baca Juga: Pastikan APILL Berfungsi Optimal, Dishub Bantul Anggarkan Rp 65 Juta untuk Pemeliharaan
"Kemudian S langsung mematikan meteran listrik di rumah bagian depan," katanya. S lalu memanggil AH yang kebetulan memiliki profesi Penata Anastesi di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
"Kemudian masuk ke dalam rumah untuk memeriksa kondisi korban. Didapati kedua korban telah meninggal dunia" katanya.
Kedua korban selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSU Rajawali Citra dan telah dipastikan korban meninggal dunia. (cin/laz)