Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Sleman Turut  Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Semarang, Ibu dan Putrinya Tewas, Bapak Cedera Ringan

Delima Purnamasari • Selasa, 23 Desember 2025 | 03:30 WIB

 

 

 

Tim SAR melakukan proses evakuasi korban kecelakaan bus cahaya trans di jalan tol Semarang.
Tim SAR melakukan proses evakuasi korban kecelakaan bus cahaya trans di jalan tol Semarang.

SLEMAN - Satu keluarga dari Kabupaten Sleman turut menjadi korban dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di simpang susun Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025). Keluarga ini merupakan warga Kebur Lor, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan.

Korban pertama adalah sang ibu, Endah, 48, yang mengalami cedera kepala dan meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Tugurejo, Semarang. Kedua, sang anak, Mutiara Citra Dwi Purwita, 19, meninggal di tempat kejadian perkara karena cedera kepala.

Jenazahnya dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang.  Ketiga, sang ayah, Purwono, 50, yang mengalami luka ringan pada dada dan lecet. Saat ini masih dirawat di RSUD Tugurejo.

Salah seorang kerabat korban, Miftakhul Ma’rifah menjelaskan, keluarga di Cangkringan mendapat informasi peristiwa ini Senin pagi (22/12). Dia menjelaskan, ketiganya tengah mudik ke Bogor, Jawa Barat untuk menjenguk orang tua Endah.

Perjalanan mudik ini dilakukan sejak Jumat minggu lalu. "Jadi, sekitar seminggu. Lalu, hari Minggu kemarin perjalanan ke sini untuk pulang," terangnya saat ditemui awak media di rumah duka, Cangkringan, kemarin.

Dia menyebut, lantaran sang ibu dan anak berada di rumah sakit sakit berbeda, maka harus diurus satu-persatu. Hanya saja, rencananya akan langsung dimakamkan kemarin begitu jenazah tiba di Cangkringan.

Sementara itu salah seorang tetangga korban, Binoko Wawan menyebut, keluarga Purwono sudah dikenal baik oleh masyarakat. Sang putri, Mutiara Citra Dwi Purwita juga aktif dalam kegiatan kepemudaan dan menjaga silaturahmi.

Sementara sang ayah, begitu memahami urusan pupuk dan dekat dengan para petani. "Rencana dua korban akan dimakamkan dalam satu liang," tambahnya.

Bus Cahaya Trans sendiri mengalami kecelakaan maut di Tol Semarang-Batang, Senin (22/12) dini hari. Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan penumpang lainnya cedera dalam insiden tak jauh dari exit tol Krapyak Semarang ini.

Jenazah para korban langsung dibawa ke RSUP Kariadi Semarang. Belum diketahui pasti kronologi maupun penyebab kecelakaan tunggal ini. Tapi diduga sopir mengantuk hingga bus terguling dan menabrak pembatas tol. Bus melayani trayek Bogor-Jogja. (del/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Bus Cahaya Trans #kecelakaan bus #RSUD Tugurejo #RSUP Kariadi Semarang #kecelakaan tol semarang