Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Berdampak Negatif Pasca-Jembatan Kewek Ditutup, Parkiran Bus di Eks Menara Kopi Kotabaru Justru Naik Drastis

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 13 Desember 2025 | 02:50 WIB
REKAYASA LALU LINTAS: Pengendara melintasi kawasan Kleringan imbas penutupan Jembatan Kewek, Kota Jogja, Jumat (12/12). Pemkot Jogja akan menempatkan petugas di akses Kridosono...
REKAYASA LALU LINTAS: Pengendara melintasi kawasan Kleringan imbas penutupan Jembatan Kewek, Kota Jogja, Jumat (12/12). Pemkot Jogja akan menempatkan petugas di akses Kridosono...

 

JOGJA - Penutupan jalur di sekitar Jembatan Kewek, Kleringan, Jogja berimbas pada kondisi perparkiran di lahan bekas Menara Kopi, Kotabaru. Alih-alih berdampak buruk, penutupan itu malah mendatangkan berkah karena meningkatnya jumlah bus yang masuk ke sana.


Pengelola Parkiran ABA II Doni Rulianto mengatakan, terdapat keuntungan pascaadanya rekayasa lalu lintas akibat penutupan Jembatan Kewek. Sebab, rekayasa lalin yang diterapkan mendukung bus untuk masuk dan parkir di ABA II.


"Kemungkinan bus dari barat akan berparkir di sini," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon Jumat (12/12).


Selama ini, lokasi parkir tersebut memang banyak menampung bus dari barat, bukan dari timur. Jadi adanya portal tinggi yang dipasang Pemkot Jogja untuk menghindari bus masuk di jalan sekitar Kridosono menuju Jembatan Kewek tidak mempengaruhi secara signifikan ke kantong Parkir ABA II.


"Jadi sekarang kan yang dari Jalan Mangkubumi harus memutar Kridosono kalau untuk ke Malioboro. Nah, itu harapannya bisa nyantol ke sini," bebernya.


Doni berharap bus yang tidak kebagian tempat di kantong parkir Senopati bisa diarahkan ke utara menunu kantong parkir ABA II. Sebab, lokasi itu sepi sejak kepindahan mereka dari lokasi lama. "Ya cuma Sabtu-Minggu aja ramai. Itu pun tidak seberapa," ucapnya.


Namun sekitar satu bulan terakhir, ia merasa ada peningkatan kunjungan. Ia juga mengapresiasi Pemkot Jogja yang telah berupaya dengan berbagai pengaturan lalu lintas agar lokasi bekas Menara Kopi bisa strategis.


"Mudah-mudahan rekayasa lalin pascapenutupan Jembatan Kewek ini mendatangkang rezeki bagi kami," paparnya.


Ia berharap pemerintah terus menggencarkan sosialisasi terkait rekayasa lalu lintas di sekitar Jembatan Kewek. Hal itu agar para supir bus dapat terinfo dan parkir di ABA II.


"Jadi jalur ke lokasi parkir kami sekarang hanya satu, dari barat. Nanti masuknya juga melalui bukaan di trotoar, seperti biasanya," jelasnya.


Menurutnya, saat ini mulai banyak bus parkir pascaditutupnya Jembatan Kewek beberapa hari lalu. Ramainya bus parkir biasanya terjadi saat hari libur, namun kini hari biasa juga mulai ramai.
"Saya juga cukup kaget, Kamis malam kok ada 17 bus yang masuk. Padahal biasanya satu atau dua bus. Artinya kan malah ada dampak positif pasca-Jembatan Kewek ditutup," tandasnya. (oso/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#jembatan kewek #Pemkot Jogja #bus pariwisata #Parkir ABA #Malioboro #Parkir