RADAR JOGJA - Setelah terdepak dari puncak klasemen Serie A/ Liga Italia pekan lalu, AS Roma akan berusaha membalas dengan kemenangan tandang pada Minggu (7/12) malam, saat bertandang ke Cagliari.
Sementara Giallorossi sedang meroket di kasta tertinggi Italia, Rossoblu belum pernah memenangkan satu pertandingan liga pun sejak September dan tersingkir dari Coppa Italia di pertengahan pekan.
Setelah 12 pertandingan, Roma memuncaki klasemen Serie A untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, tetapi itu hanyalah sensasi supremasi yang singkat, karena mereka langsung dikalahkan oleh sang juara bertahan.
Tertinggal jauh di Derby del Sole, tim asuhan Gian Piero Gasperini berada di posisi kedua setelah kekalahan kandang 1-0 dari Napoli, yang menunjukkan mengapa mereka adalah pemegang Scudetto.
Namun, Roma terakhir kali kalah berturut-turut di Serie A satu tahun yang lalu, setelah itu masa jabatan sementara Claudio Ranieri yang sukses membuka jalan bagi Gasperini.
Dibandingkan dengan hasil yang sama musim lalu, Giallorossi telah mengumpulkan 14 poin lebih banyak, dan tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan utama yakni kembali ke Liga Champions.
Kemenangan pekan ini akan membuat mereka mencapai 30 poin setelah 14 pertandingan untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, tetapi skuad yang relatif tipis akan menguji kredibilitas mereka sepenuhnya dalam beberapa pekan mendatang.
Pertandingan hari Minggu menandai yang pertama dari sembilan pertandingan dalam 35 hari, jadi Roma ingin menentukan arah dengan kesuksesan lainnya di Sardinia.
Klub ibu kota hanya kalah satu kali dari 20 pertemuan liga terakhir dengan Cagliari sambil menjaga clean sheet di tiga pertandingan sebelumnya.
Selama periode tersebut, satu-satunya kemenangan Sardinia terjadi pada April 2021, jadi Cagliari akan memiliki sejarah yang jelas melawan Giallorossi.
Baru-baru ini, Rossoblu sedang dalam performa yang buruk, hanya meraih empat poin dari sembilan pertandingan Serie A terakhir. Sebelumnya gagal menang karena gol di menit-menit akhir dalam hasil imbang 3-3 melawan Genoa, tim asuhan Fabio Pisacane kemudian dikalahkan 2-1 oleh Juventus dalam pertandingan terakhir di bulan November.
Meskipun gol Sebastiano Esposito di babak pertama sempat membangkitkan harapan akan kejutan, Kenan Yildiz mencetak dua gol, membuat Cagliari kembali menelan kekalahan di Turin.
Kemudian, pada tengah pekan, gol penyeimbang Esposito memaksa Napoli untuk bermain adu penalti di Coppa Italia, tetapi masih ada kekecewaan yang harus ditanggung, karena kegagalan Mattia Felici dan Zito Luvumbo terbukti merugikan.
Kini tersingkir dari ajang Coppa, Isolani harus fokus sepenuhnya pada upaya bertahan di Serie A, dengan posisi yang semakin terdesak untuk lolos ke zona degradasi.
Head to head:
16/03/2025 AS Roma 1-0 Cagliari
19/08/2024 Cagliari 0-0 AS Roma
06/02/2024 AS Roma 4-0 Cagliari
08/10/2023 Cagliari 1-4 AS Roma
17/01/2022 AS Roma 1-0 Cagliari
Prediksi susunan pemain:
Cagliari (3-5-2):
Caprile (GK); Zappa, Mina, Luperto; Palestra, Deiola, Prati, Folorunsho, Obert; Esposito, Borrelli
Roma (3-4-2-1):
Svilar (GK); Mancini, Ndicka, Hermoso; Celik, Cristante, Kone, Wesley; Soule, Pellegrini; Dybala
Baca Juga: Taman Nasional Way Kambas Lampung Sambut Kelahiran Anak Gajah Sumatera, Kondisinya Sehat dan Stabil
Prediksi:
Kami katakan: Cagliari 0-1 Roma
Meskipun jauh dari produktif, Roma hanya kebobolan tujuh gol di Serie A sejauh ini, dan ini bisa menjadi pertandingan yang sengit di Cagliari.
Terjebak di zona degradasi, tuan rumah benar-benar kurang beruntung, sehingga mereka mungkin harus menunggu setidaknya satu minggu lagi untuk meraih poin maksimal.
Editor : Satria Putra Sejati