Dalam laga itu pihak manajemen menilai terdapat sejumlah keputusan wasit yang kontroversial, tidak konsisten, dan secara nyata mengganggu jalannya pertandingan.
Sehingga untuk saat ini manajemen PSS tidak akan tinggal diam. Pihak manajemen segera mengirimkan surat resmi kepada Komite Wasit PSSI untuk menuntut evaluasi kinerja perangkat pertandingan dalam laga melawan tim yang berjuluk The Lobster itu lalu.
Keputusan untuk menempuh jalur formal itu didasari oleh evaluasi menyeluruh pasca-pertandingan serta masukan dari tim pelatih.
Mengingat Pelatih PSS Ansyari Lubis dalam sesi konferensi pers sebelumnya telah menyoroti standar keputusan pengadil lapangan yang dinilai merugikan tim dan merusak ritme permainan.
Langkah itu bukan sekadar bentuk kekecewaan, melainkan upaya dari manajemen PSS untuk menuntut perbaikan kualitas perangkat pertandingan demi kompetisi yang lebih adil.
"Surat sudah kami buat," kata Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti, Senin (24/11/2025).
Selain akan mengirimkan surat resmi, manajemen PSS juga telah mengumpulkan rekaman video dan data-data faktual di lapangan.
Itu juga akan dikirim sebagai bukti otentik atas ketidakkonsistenan keputusan wasit selama 90 menit pertandingan berlangsung.
Saat disinggung mengenai status pengiriman surat protes tersebut, Vita mengonfirmasi dokumen surat sudah disusun secara lengkap.
Saat ini, surat tersebut sedang dalam tahap penyelesaian prosedur administrasi internal korporasi.
"Saat ini belum dikirimkan karena masih dalam proses tanda tangan jajaran direksi (Board of Directors/BOD) dan persetujuan Dewan Komisaris (Board of Commissioners/BOC)," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun