JOGJA - Tim karate DIY tampil memukau di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII 2025. Bertanding di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dari 5 sampai 7 November 2025, tim karate Kota Pelajar itu sukses menyumbangkan total enam medali emas untuk DIY.
Enam medali emas itu meliputi satu emas, dua perak dan tiga perunggu. Medali emas disumbangkan Akhtar Holden R. Sedang dua medali perak diraih M Rizky Adkhapratama serta tim beregu yang diawaki Febiana Dyah M, Therezia Kezja A, Nindya Kirana dan Raisa Syahmina Q. Lalu untuk tiga medali perunggu disumbang Nala Naswa N, Zahra putri N, Theresia Kezia A.
Pelatih tim karate DIY Irwansyah Ginting menjelaskan, meski berhasil mendapatkan satu medali emas dalam ajang Popnas 2025 ini. Tapi pihaknya mengaku belum begitu puas dengan hasil tersebut. Sebab dari awal tim pelatih telah mematok target supaya tim DIY bisa membawa pulang dua emas.
Saat di lapangan, lanjut Ginting, target dua emas itu sebenarnya sudah di depan mata. Itu terlihat setelah Holden meraih emas, lalu peluang emas juga muncul dari M. Rizky saat atlet tersebut berlaga di final kumite putra minus 50 kilogram.
Meskipun di semifinal bermain bagus dan menonjol, menurut Ginting, saat melawan atlet asal Papua M. Rizky performanya malah menurun. Sehingga gagal membawa pulang medali emas.
Begitu pula saat final kumite beregu putri melawan Sulawesi Selatan. Febiana Dyah yang turun pertama menang 6-2, namun Raisa di pertandingan kedua kalah 0-1. Penentu adalah Nindya Kirana. Ia sempat unggul 5-2 di waktu sisa 14 detik, namun kecolongan di detik-detik terakhir.
"Walau dengan kekuatan besar, tim ini muka barunya banyak," ujar Ginting, Senin (10/11/2025).
Meski begitu, Ginting mengaku tetap mengapresiasi perjuangan para atlet karate di ajang Popnas 2025 ini. Sebab, menurutnya, semua atlet sudah tampil dengan maksimal dan penuh semangat.
"Yang belum berhasil meraih medali, masih ada kesempatan untuk Popnas berikutnya. Sedang yang sudah transisi junior ke U-21 diharapkan termotivasi lebih meningkat agar bisa masuk tim DIY baik di Kejurnas maupun Babak Kualifikasi PON," katanya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita