Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan Petir Angin Kencang Melanda DIY, Baliho dan Pohon Ambruk hingga Rumah Rusak

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 1 November 2025 | 03:11 WIB
WASPADA: Pengendara kendaraan bermotor melintas di dekat reklame baliho yang terpasang di seputaran Jembatan Kleringan, Kota Jogja, Jumat (31/10).
WASPADA: Pengendara kendaraan bermotor melintas di dekat reklame baliho yang terpasang di seputaran Jembatan Kleringan, Kota Jogja, Jumat (31/10).

JOGJA - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga angin kencang melanda sebagian besar wilayah DIY, Jumat (31/10) siang hingga sore hari. Peristiwa ini menyebabkan beberapa pohon dan baliho tumbang serta rumah warga rusak.


"Sampai saat ini tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ Noviar Rahmat saat hubungi melalui sambungan telepon, Jumat (31/10).


Hujan disertai angin kencang dan petir itu terjadi di empat kabupaten/kota di DIY. Di Kabupaten Sleman, cuaca ekstrem terjadi di Kapanewon Ngaglik, Minggir, dan Gamping. Dampak kejadian ini tiga rumah warga rusak, dua pohon tumbang dan satu jaringan listrik rusak hingga menutup akses jalan.


"Di Kota Jogja terjadi di Kemantren Gondokusuman, Wirobrajan, Kotagede, Pakualaman, Umbulharjo dan Danurejan," bebernya.


Dampak cuaca ekstrem di Kota Jogja itu menyebabkan pohon tumbang di tujuh titik lokasi, akses jalan tertutup di lima titik, dua tempat usaha rusak, satu jaringan internet dan listrik rusak serta satu baliho roboh.


Selanjutnya di Kabupaten Bantul melanda Kapanewon Kasihan yang menyebabkan pohon tumbang di 10 titik, satu angkringan dan rumah makan rusak dan satu joglo rusak. "Kulonprogo terjadi di Sentolo, satu pohon tumbang dan satu rumah rusak," jelasnya.


Relawan BPBD dan tim lapangan telah melakukan tindakan darurat berupa pemotongan, pembersihan, asesment, distribusi bantuan darurat dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Data itu, lanjutnya, bersifat sementara dan dapat berubah sesuai update terbaru.


"Masyarakat selalu waspada dan melakukan pemotongan pohon yang rawan tumbang serta tidak buang sampah di saluran air," pesannya. (oso/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#waspada #Angin Kencang #jaringan listrik #Cuaca Ekstrem #baliho roboh #BPBD