Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman Siapkan Bibit Unggul Binaragawan Berprestasi

Yogi Isti Pujiaji • Selasa, 30 September 2025 | 13:10 WIB

SLEMAN - Kontingen binaraga Kabupaten Sleman berhasil menyabet medali emas kelas 80 kilogram pada gelaran Porda XVII DIY 2025. Prestasi itu menjadi pemantik bagi Anggota DPRD Kabupaten Sleman H.Suryana AMd Kes untuk menumbuhkan lebih banyak atlet unggulan pada cabang olahraga (cabor) binaraga.

 

Ya, sebagai ketua Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) KONI Kabupaten Sleman sejak setahun lalu, politikus Partai Golkar itu tertantang untuk menorehkan lebih banyak prestasi pada cabor binaraga. "Saya punya angan-angan, atlet itu bukan dicari yang memang sudah jadi. Tapi menelurkan bibit-bibit muda untuk dibina menjadi atlet berprestasi," ungkapnya Senin (29/9/2025).

 

Membina atlet mengandung konsekuensi biaya. Butuh anggaran tak sedikit menjadikan seorang atlet berprestasi. Apalagi sampai level profesional. Bagaimana tidak, menurut Suryana, untuk menyiapkan atlet binaraga butuh sedikitnya biaya Rp 25 juta - Rp 50 juta per orang/tahun.

 

Itu terutama untuk biaya pemenuhan gizi makanan dan suplemen. Khususnya asupan protein. Misalnya dada ayam. Per orang bisa mencapai satu kilogram per hari. Belum susu proteinnya. "Membina itu ya dari awal sampai tercapai goal-nya. Kalau tak didukung anggaran yang kuat tentu sulit meraih prestasi," ujar Suryana.

 

Kebutuhan atlet binaraga, lanjut Suryana, cukup mendesak. Mengingat atlet berprestasi yang berlaga pada Porda XVII DIY 2025 lalu berpotensi terkendala usia untuk ajang serupa selanjutnya. Sementara untuk pembinaan atlet prestasi butuh waktu cukup panjang. Sekurang-kurangnya butuh 5-10 tahun. Itu pun alangkah baiknya jika atlet yang bersangkutan mulai berlatih sejak usia kurang lebih 15 tahun.

 

Selain makanan dan suplemen, para atlet binaraga juga membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Tempat fitnes (gym) yang lengkap dan gratis bagi para atlet. "Syukur KONI Sleman ke depan punya tempat fitnes khusus untuk membina atlet binaraga," harap tokoh masyarakat asal Pundong II, Tirtoadi, Mlati.

 

Suryana pun bercita-cita ingin mendirikan tempat fitnes untuk menunjang kebutuhan latihan atlet-atlet binaannya. "Kalau latihannya gratis tentu para atlet akan lebih semangat. Apalagi jika didukung makanan dan suplemen gratis pula," sambungnya.

 

Masih dalam rangka mencari bibit baru atlet binaraga, Suryana berencana mengadakan body contest pada 25 Oktober mendatang. Mereka nantinya akan dibina menjadi atlet berprestasi yang bakal mewakili Kabupaten Sleman di berbagai ajang cabor binaraga. (yog)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kontingen #PBFI #PORDA XVII DIY #binaraga #Atlet #prestasi #Fitnes #Body Contest #KONI #Olahraga #Anggaran