JOGJA - Wisatawan yang berkunjung di sepanjang Jalan Malioboro setiap akhir pekan tidak perlu khawatir tersesat. Bregada Wirososro pada akhir pekan Sabtu (23/8) dan Minggu (24/8) aktif bertugas menjaga kawasan Malioboro.
Mereka dengan setia menjawab setiap pertanyaan wisatawan. Khususnya yang kebingungan atau menanyakan sejumlah hal terkait destinasi wisata di Jogja. Bregada Wirososro melayani mulai pukul 16.30 sore hingga pukul 21.00 malam hari.
"Memang menjadi tugas kami, selain menjaga kemanan di wilayah Malioboro juga menunjukkan arah atau tempat yang ingin dituju wisatawan," ujar anggota Bregada Wirososro Rizky Andi Pradana Minggu (24/8/2025).
Seperti diketahui Bregada Wirososro merupakan bregada dari Kelurahan Sosromenduran, Gedongtengen, Yogyakarta.
Dalam bertugas menjaga kawasan Malioboro, bregada Wirososro mengerahkan 23 orang. Dari jumlah tersebut, termasuk komandan prajurit atau manggalayudha.
Beberapa pertanyaan yang sering diajukan di antaranya seputar tempat ibadah dan ATM terdekat. Selain itu, beberapa wisatawan juga menanyakan tempat menginap yang strategis dan beberapa pertanyaan lainnya.
Selama dua hari libur akhir pekan animo masyarakat berkunjung ke Malioboro cukup tinggi. Selain menjadi pemandu, tak jarang ada pengunjung yang mengajak swa foto bareng. Tampilan dan bajunya yang unik, lengkap dengan tombak menjadi daya tarik tersendiri. Alasan bregada prajurit itu hanya ditemui di Jogja, khususnya Malioboro.
"Jika sudah foto, tandanya benar-benar di Jogja," bebernya.
Dari pantauan Radar Jogja, setelah libur Hari Kemerdekaan, kondisi Jalan Malioboro tidak seramai hari libur lainnya. Lokasi yang paling ramai tetap di seputar Titik Nol Kilometer Atau area Benteng Vredeburg.
Dalam melakukan penjagaan, prajurit terbagi di sepuluh pos. Setiap pos dijaga dua orang bregada. Antara lain di seberang Hotel Inna Garuda, Teras Malioboro 2 (dua pos) Plaza Malioboro (dua pos), kompleks Kepatihan (dua pos) Teras Malioboro 1 (satu pos) dan Titik Nol Kilometer ( dua pos),(oso/kus).
Editor : Herpri Kartun