JOGJA - Meriahnya peringatan HUT Ke-80 Republik Indonesia benar-benar terasa di Pasar Beringharjo Selasa (12/8/2025). Pasalnya, puluhan pedagang menggelar berbagai lomba khas pitulasan.
Adapun salah satu lomba yang diselenggarakan adalah nyunggi tampah. Lomba itu dilakukan dengan cara membawa tampah menggunakan kepala dengan kaki menjepit balon.
Selain nyunggi tampah, juga diselenggarakan lomba gendong ember menggunakan jarik. Lalu ada lomba karaoke serta menghias los masing-masing kelompok pedagang.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Sisi Barat Ahmad Zaenal Bintoro mengatakan, lomba itu diselenggarakan untuk memeriahkan tujuhbelasan. Sehingga diharapkan dapat memupuk nasionalisme pedagang.
“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi hiburan dan daya tarik bagi pengunjung Pasar Beringharjo,” ujar Bintoro di sela perlombaan.
Menurutnya, dalam perlombaan ini para pedagang juga memperebutkan hadiah. Yakni berupa uang tunai dan peralatan rumah tangga dari hasil kolektif pedagang serta dukungan sponsor.
Bintoro menyebut, lomba tujuh belasan itu sudah digelar selama lima tahun terakhir. Melalui kegiatan itu diharapkan dapat mempererat kebersamaan para pedagang yang setiap harinya sibuk melayani pembeli.
“Puncak acaranya akan dilaksanakan 15 Agustus. Ada lomba tumpeng dan sedekah pasar,” katanya.
Sementara itu, peserta lomba bernama Pretty mengaku senang mengikuti lomba ini. Salah seorang pedagang sisi barat itu pun merasa tertantang mengikuti lomba gendong ember.
“Cukup sulit karena embernya tidak bisa dipegang menggunakan tangan. Harus dengan kain jarik,” bebernya. (inu/laz)