Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Teman Seangkatan Jokowi Siap Dipanggil Jadi Saksi Tuduhan Ijazah Palsu

Delima Purnamasari • Sabtu, 26 Juli 2025 | 23:13 WIB
Jokowi saat hadir di Reuni Alumni Fakultas Kehutanan, UGM, Sabtu (26/7/2025).
Jokowi saat hadir di Reuni Alumni Fakultas Kehutanan, UGM, Sabtu (26/7/2025).

SLEMAN - Alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 menggelar reuni yang diselenggarakan di Gedung Integrated Forest Farming Learning Center (IFFLC), Fakultas Kehutanan, UGM pada Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Presiden Ketujuh Indonesia Joko Widodo.

Salah satu kawan Jokowi, Mustoha Iskandar menyebut banyak alumni kehutanan angkatan 1980 yang sudah bersaksi terkait tuduhan ijazah palsu. Termasuk dirinya.

"Sudah puluhan yang dipanggil. Termasuk saya di Polda DKI," terangnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Mustoha menyebut semua kawan Jokowi siap hadir apabila diminta jadi saksi.

Keterangan ini dia sebut sebagai alat bukti nomor satu. Tidak mungkin mereka berbohong.

"Kalau ada yang bilang temen settingan itu gila. Enggak waras itu orang yang ngomong gitu. Masak semua disetting, memang orang sinting apa," terangnya.

Dia memastikan ijazah presiden dua periode tersebut asli. Saat ini masih banyak saksi hidup dan bisa memberi keterangan.

Sementara soal Jurusan Teknologi Kayu yang diisukan tidak ada, dia menjelaskan bahwa sebenarnya jurusan tidak ada.

Hanya ada Fakultas Kehutanan.

Namun, ketika sudah semestet akhir maka mengambil mata kuliah peminatan.

Sejalan dengan topik skripsi yang dipilih.

Kemudian mereka yang mengambil penelitian penanaman tanaman seperti dirinya kerap disebut jurusan silvikultur.

Sementara yang meneliti ekonomi disebut jurusan ekonomi hutan. Lalu yang meneliti kayu disebut teknologi kayu.

"Kalau secara formal disebut jurusan teknologi hasil hutan. Tapi orang suka menyebutnya teknologi kayu karena hasil utamanya kayu," tambahnya.

Untuk itu, pelaporan atas penyebutan jurusan itu dia sebut keliru. Sebagai alumni mahasiswa kehutanan dia memahami persoalan ini.

"Rismon ngerti apa tentang kehutanan. Saya lebih tahu daripada dia," katanya.

Begitu pula dengan jenis huruf Times New Roman yang dipakai pada skripsi Jokowi.

Disebut sebagai petunjuk dokumen tersebut palsu lantaran di zaman tersebut huruf itu belum ada.

Mustoha mengatakan dia tidak mengetahui nama huruf yang digunakan, hanya saja semua alumni kehutanan menggunakannya di halaman awal agar terlihat gagah.

Kemdian bagian dalam masih berupa mesin tik.

"Rismon saja kurang piknik. Sudah ada di percetakan itu," tambahnya.

Selama masa kuliah Mustoha menilai Jokowi adalah pribadi yang sederhana.

Dia menyebut sosoknya tidak mengikuti kegiatan ekstra dan fokus berkuliah saja.

"Momen sama beliau kalau pulang naik motor bareng. Boncengan mau ke kos karena satu jurusan," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Spirit 80 Arief Hidayat menerangkan, kegiatan reuni ini diikuti oleh cukup banyak alumni dari berbagai wilayah.

Mulai dari Papua, Riau, Kalimantan, Bali, hingga Solo.

Tepat 45 tahun lalu dia mengenang bahwa ada 88 mahasiswa Fakultas Kehutanan.

Terdiri dari 80 laki-laki dan delapan orang perempuan.

"Kegiatan ini sudah dirancang lama. Hampir setahun lalu," tambahnya.

Saat masuk mereka masih kurus dan culun.

Lalu mengikuti kuliah di satu ruangan yang sama. Mereka mengikuti berbagai kegiatan bersama.

Termasuk ada yang berkesempatan naik Gunung Kerinci.

"Kejadian manis ada yang berjodoh dan kencan di tempat parkir. Kalau tidak ya main catur. Reuni ini untuk happy dan seneng. Jangan mikir abot," tandasnya.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta yang turut hadir.

Dalam sambutannya menjelaskan, merasa terhormat dengan kehadiran Jokowi.

Dia sebut sebagai putra terbaik bangsa dan merupakan bagian keluarga besar Fakultas Kehutanan UGM.

"Alumni kehutanan mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan di Indonesia," katanya.

Dia menyebut alumni angkatan 1980 telah meletakkan pondasi penting. Ke depan kecintaan pada hutan ini akan diteruskan untuk generasi yang akan datang.

"Saat ini mahasiswa kehutanan sampai 1300. Dari sarjana, S2, S3, dan profesi. Untuk sarjana 300 orang," tambahnya. (del)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Reuni Alumni Fakultas Kehutanan #Alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 #UGM #Saksi Tuduhan Ijazah Palsu #joko widodo #Ketua Spirit 80 Arief Hidayat #Jokowi #fakultas kehutanan #Mustoha Iskandar #ijazah palsu #Teman Seangkatan Jokowi