RADAR JOGJA – Ketua Panpel PSS Sleman, Yuyud Pujiarto mengatakan bahwa tiket pertandingan antara Super Elja menjamu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo pada pekan ke-31 BRI Liga 1 2024/25 dibatasi hingga 13 ribu orang.
Panpel PSS mengonfirmasi bahwa kuota tersebut merupakan hasil koordinasi dengan pihak keamanan, sejalan dengan upaya menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan.
Selain itu, laga ini menjadi pertandingan kandang kedua bagi PSS setelah kembali menggunakan Stadion Maguwoharjo yang saat ini masih dalam tahap uji coba operasional.
“Kuota penonton ditetapkan sebanyak 13 ribu orang, mencakup seluruh tiket reguler dan undangan,” ujar Yuyud seperti yang dikutip dari pssleman.co.id.
Yuyud memberikan apresiasi kepada suporter Super Elja tidak lupa juga kepada rekan-rekan komunitas suporter.
“Kami tahu kerinduan mereka untuk mengawal PSS di Maguwoharjo setelah lama bermain di Solo,” imbuh Yuyud.
“Oleh karena itu, kami tidak membuka tiket tribun timur dan selatan untuk umum dan dapat dibeli di komunitas suporter masing-masing,” jelasnya.
Diketahui, pada Jumat (2/5) siang, tiket PSS vs PSM yang tersedia di Loket.com sudah ludes terjual.
Dalam Loket.com tersebut, ada tiga jenis yang dijual yakni tribun utara, tribun barat bawah dan VIP tengah.
Harganya memang beragam dimana tribun utara 65 ribu, barat bawah 125 ribu dan VIP tengah 200 ribu. Semuanya ludes terjual.
Manajer Event PSS, Rangga Rudwino juga menjelaskan bahwa jumlah kuota ini masih sama seperti pada laga sebelumnya, mengingat adanya sejumlah catatan evaluasi yang perlu diperbaiki.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah insiden pelemparan botol, yang menyebabkan PSS menerima sanksi.
“Kami juga berharap insiden seperti pelemparan botol tidak terulang lagi. Kami terus mengimbau kepada seluruh pendukung PSS untuk menaati peraturan yang berlaku demi kenyamanan bersama,” tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati