RADAR JOGJA - Indonesia sebagai negara dengan budaya yang kaya sekaligus populasi umat muslim yang banyak, memiliki beragam cara menyampaikan ucapan Hari Raya dalam bahasa daerah.
Setiap daerah mempunyai ciri tersendiri sebagai bentuk ungkapkan kebahagiaan dan doa bagi sesama. Berikut kami rangkum beberapa ucapan Hari Raya dalam berbagai bahasa daerah dalam empat bahasa.
1. Bahasa Jawa
Umat muslim yang berasal dari Jawa sering mengucapkan "Sugeng Riyadi, sedoyo lepat nyuwun pangapunten." Ucapan ini memiliki makna mendalam, yaitu selamat merayakan Hari Raya dan meminta maaf atas semua kesalahan yang telah dilakukan baik disengaja maupun tidak disengaja.
2. Bahasa Sunda
Di kalangan masyarakat Sunda, ucapan yang umum digunakan adalah "Wilujeng Boboran Siyam, hapunten simkuring lahir batin." Ucapan ini bertujuan menyampaikan kebahagiaan menyambut hari kemenangan setelah sebulan berpuasa. selama satu bulan penuh.
3. Bahasa Aceh
Sedangkan di Aceh, masyarakat biasanya mengucapkan "Sugoe ureung puasa, maaf lahir batin." yang bermakna selamat bagi mereka yang telah berpuasa, kemudian ditambah permintaan maaf sebagai simbol saling memaafkan.
4. Bahasa Bugis
Sementara warga Bugis memiliki ungkapan tersendiri yaitu "Salama’ Idul Fitri, tappela sitinaja, mappisona battu, de’na muanne battu."yang dimaksudkan sebagai harapan agar sesama muslim saling memaafkan dan kembali ke fitrahnya di bulan yang suci ini.
Bahasa sebagai sarana utama dalam komunikasi sangat penting terlebih dalam ccapan Hari Raya. Di mana bahasa daerah tak luput sebagai bentuk penghormatan pada budaya lokal, melainkan untuk mempererat hubungan sosial.
Keunikan ini mencerminkan berbagai daerah Indonesia yang tetap bersatu dalam keberagaman dan membuat momen Hari Raya semakin bermakna.
Berangkat dari hal tersebut, ungkapan khas dari berbagai daerah pada saat Hari Raya di Indonesia sebagi perayaan keagamaan sekaligus persatuan dan kebersamaan dalam keberagaman budaya.
(Umi Jari Widayah)
Editor : Iwa Ikhwanudin